Cabuli 10 Bocah Laki-laki, Guru Honorer Juga Akan Dikenai Pasal Pemasangan Chip

Kompas.com - 25/09/2019, 13:08 WIB
Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus pencabulan saat ekspos kasus di Aula Mapolres, Rabu (25/9/2019). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAKapolres Banjar AKBP Yulian Perdana memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus pencabulan saat ekspos kasus di Aula Mapolres, Rabu (25/9/2019).

BANJAR, KOMPAS.com - Oknum guru honorer (sebelumnya ditulis guru agama-red) pencabul 10 anak laki-laki di Kota Banjar dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 82 ayat 4, 5, 6, 7.

Ayat 4, 5, 6, 7 disediakan penyidik karena jumlah korban lebih dari tiga orang, hingga akibat perbuatannya telah mengganggu kesehatan korban.

"Hukuman tergantung sistem peradilan," jelas Kapolres Banjar, Ajun Komisaris Besar Yulian Perdana saat konfrensi pers di Aula Mapolres Banjar, Rabu (25/9/2019).

Baca juga: Oknum Guru Agama Honorer Cabuli 10 Bocah Laki-laki

Tersangka, kata Yulian, diancam penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Adanya penyediaan pasal, kata dia, bisa menambah hukuman pidana selama sepertiga hukuman maksimal.

"Itu di Pasal 82 ayat 4," jelasnya.

Sedangkan ayat 5, tersangka dikenai pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku. Kemudian pemasangan alat elektronik berupa chip agar keberadaan pelaku bisa dipantau pasca-menjalani hukuman penjara.

Baca juga: Guru Bimbel Jadi Pelaku Pencabulan Anak, Begini Modusnya

Sementara pelaku pencabulan yang masih di bawah umur yakni usia 11 dan 12 tahun, kata Yulian, sesuai mekanisme sistem peradilan anak pihaknya melaksanakan diversi.

"Kita utamakan kepada mereka bagaimana rehabilitasi," kata dia.

Sebelumnya, seorang guru honorer di Kota Banjar berinisial HA (43) diduga mencabuli 10 anak laki-laki.

Korban dicabuli tersangka di konter ponsel milik tersangka.

Sebelum menjalankan aksinya, tersangka mengiming-imingi korban untuk diberikan servis handphone secara gratis.

Korban lalu dikelabui, dipaksa, diiming-imingi sampai menjadi korban pencabulan HA. Kini tersangka sudah ditahan di Mapolres Banjar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X