Fakta Lengkap Kerusuhan Jayapura, Satu Prajurit TNI Gugur hingga Dugaan Keterlibatan Benny Wenda

Kompas.com - 24/09/2019, 12:12 WIB
Foto Benny Wenda diambil dari situs miliknya, BennyWenda.org BennyWenda.orgFoto Benny Wenda diambil dari situs miliknya, BennyWenda.org
Editor Rachmawati

Baca juga: Rusuh di Jayapura, Polisi Amankan 318 Mahasiswa

5. Sebut Benny Wenda dibalik kerusuhan

Pihak Kepolisian RI menduga bahwa kerusuhan seperti yang terjadi di Expo Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (23/9/2019), tak lepas dari peran Benny Wenda.

"Dari awal Bapak Kapolri sudah menyampaikan bahwa desain seperti ini tidak luput dari peran BW, ULMWP, yang ada di luar negeri," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin malam.

Benny yang kini tinggal di Inggris itu merupakan pemimpin United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Ia diduga menjadi dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Polisi: Ada Benny Wenda di Balik Kerusuhan Jayapura

6. Gubernur minta mahasiswa kembali ke kota studi

Gubernur Papua Lukas EnembeKOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI Gubernur Papua Lukas Enembe
Gubernur Papua Lukas Enembe telah mengeluarkan pernyataan tegas terkait aksi yang berakhir kerusuhan di Kota Jayapura dan Wamena.

Lukas mengingatkan para mahasiswa untuk tidak berulah dan meminta mereka kembali ke kota studinya.

"Saudara hentikan seluruh kegiatan yang berbau kejahatan. Kalau you mau sekolah, kembali ke tempat studi kalau daerah itu dianggap aman," ujar Lukas, di Jayapura, Senin (23/9/2019).

Lukas mengingatkan, hukum tidak memandang status siapapun yang melanggar aturan, termasuk para mahasiswa.

Baca juga: Wamena Papua Lumpuh, Masyarakat Lebih Memilih Mengungsi

"Saya tegas bicara, saudara tidak mau ketemu gubernur bicara, dan dengan tindakan begini tidak akan anda diampuni. Saudara harus sadar itu, ini kami tegas bicara, kami siap pulangkan kalian ke kota studi," tutur dia.

Para mahasiswa juga dimintanya berhenti menuntut pemerintah memberikan referendum bagi Papua, karena hal tersebut telah tegas dijawab.

"Itu percuma, negara sudah tegas, persoalan sudah selesai, jangan jadi korban dengan harapan bicara kemerdekaan. Itu sudah final," kata Lukas.

Baca juga: Pernyataan Tegas Gubernur Papua untuk Mahasiswa Pasca-kerusuhan di Wamena dan Jayapura

SUMBER: KOMPAS.com (Dhias Suwandi, John Roy Purba, Devina Halim., Haryanti Puspa Sari)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X