Cerita Warga yang Kekeringan, Terpaksa Mandi ke Sungai yang Airnya Bercampur Kotoran

Kompas.com - 23/09/2019, 18:14 WIB
BPBD Padang salurkan 10.000 liter air bersih ke warga yang mengalami kekeringan, Sabtu (21/9/2019) Dok: BPBD PadangBPBD Padang salurkan 10.000 liter air bersih ke warga yang mengalami kekeringan, Sabtu (21/9/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Kemarau panjang yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, berimbas kepada masyarakat.

Sejak satu bulan terakhir, warga di RT 001 RW 018, Kelurahan Pengambiran Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, terpaksa mengalihkan sarana mandi cuci dan kakus ( MCK) ke sungai yang ada di sekitar lokasi.

Hal itu dikarenakan aliran air dari perbukitan terputus akibat kekeringan. Sumur warga pun juga mengalami hal yang sama.

Salah seorang warga, Ernim (48) mengungkapkan, kekeringan yang dialaminya terjadi sejak satu bulan belakangan.

Baca juga: Kekeringan Ekstrem Tahun Ini Membuat Warga Menoreh Menderita

Sebelum kekeringan, dirinya bersama anggota keluarganya yang lain masih bisa memanfaatkan air dari perbukitan dan sumur di kamar mandinya.

"Tapi sejak kemarau, air dari perbukitan tidak mengalir lagi. Sumur jadi kering," ujar Ernim, saat ditemui Kompas.com, ketika menerima air bersih dari BPBD Padang, Senin (23/9/2019).

Dirinya terpaksa harus pergi ke sungai yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya untuk mandi, mencuci dan buang air besar (BAB).

Ernim menyebut, mayoritas warga sudah beralih ke sungai untuk MCK karena kekeringan itu.

"Iya, hampir semua warga ke sungai. Airnya memang tidak bersih karena sudah bercampur semuanya. Sabun, kotoran dan lainnya. Tapi, mau apa lagi," ujar dia.

Untuk kebutuhan memasak dan minum, dirinya memanfaatkan air galon yang dibeli dari depot air isi ulang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X