Cerita Lengkap Hoaks Perampokan BRI Aceh yang Jadi Viral

Kompas.com - 23/09/2019, 11:29 WIB
Hoaks/Hoax ThinkstockHoaks/Hoax


ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Video tentang perampokan Bank BRI di Lhok Nibong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, tiba-tiba viral di media sosial Instagram dan Facebook, Minggu (22/9/2019).

Dua akun yang mengunggah video tersebut yakni @seputaraceh dan Anisah Anisa mendapat respon publik. Bahkan, ditonton ribuan kali oleh warganet.

Video itu menunjukkan seakan peristiwa tersebut terjadi kemarin. Padahal, peristiwa itu terjadi pada 19 Oktober 2010 silam.

Saat itu, empat pelaku datang menggunakan satu senjata api jenis AK 47 ke bank tersebut.


Baca juga: Hoaks, Perampokan Bank BRI Aceh Timur yang Viral di Medsos

Mereka datang menodongkan senjata dan mengambil uang dari teller bank tersebut sebesar Rp 20 juta. Setelah itu mereka kabur.

Dua petugas jaga dari Polsek Pante Bidari, kala itu, Briptu Yudi dan Briptu Hadi, menembak dua pelaku hingga tewas.

Keduanya diketahui bernama Tarmizi (32) asal Desa Keutapang, Kecamatan Syamtalira Arun, Kabupaten Aceh Utara. Satu lainnya tidak diketahui identitasnya.

Sedangkan dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Mio tanpa diketahui nomor polisi.

Video yang diunggah sekitar pukul 16.00 WIB itu sontak mengejutkan masyarakat Aceh. Namun, Senin (23/9/2019) ini, kedua akun media sosial tersebut telah menghapus video itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X