KILAS DAERAH

Wagub Uu Beberkan Cara Menjaga Kuantitas Pertanian di Jabar

Kompas.com - 23/09/2019, 07:49 WIB
Wagub Jabar saat melakukan pertemuan dengan Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Satuan Pelayanan Balai Benih Hortikultura Cikadu, Cianjur, Jumat (20/9/19) Humas Pemprov JabarWagub Jabar saat melakukan pertemuan dengan Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Satuan Pelayanan Balai Benih Hortikultura Cikadu, Cianjur, Jumat (20/9/19)

KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan menjaga kuantitas sektor pertanian di wilayahnya merupakan sebuah prioritas.

Hal tersebut diutarakannya saat melakukan pertemuan dengan Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Satuan Pelayanan Balai Benih Hortikultura Cikadu, Cianjur, Jumat (20/9/2019) lalu.

"Sebab sektor pertanian, terutama pangan merupakan faktor vital bagi masyarakat Jabar dan nasional," ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Senin (24/9/2019).

Uu memaparkan, Jabar menjadi salah satu lumbung padi terbesar di Indonesia dengan produksi 13,52 juta ton atau 15,38 persen dari total produksi nasional.

Baca juga: Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Maka itu, sudah seharusnya Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar akan terus memerhatikan kondisi pertanian.

Salah satunya, imbuh dia, Pemdaprov Jabar telah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) Sawah Abadi demi menjaga keberadaan sawah di wilayahnya.

“Agar keberadaan sawah tak cepat habis, sehingga jumlah produksi tani Jabar stabil.” ujar Uu.

Sektor pertanian di Jabar, lanjut Uu, tengah mengalami sejumlah tantangan, di antaranya lahan yang semakin menyempit, cuaca, dan SDM.

Baca juga: Emil Janjikan Perusahaan di Jabar Akan Dapat Potongan Pajak, Asalkan..

"Pertanian harus dijadikan sektor usaha yang berorientasi menguntungkan, agar menjadi daya tarik bagi generasi muda," terang Uu.

Lebih jauh Uu menjelaskan, Pemdaprov Jabar turut memanfaatkan teknologi untuk sektor pertanian dan perkebunan, yakni dengan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan (Si Perut Lape)

Lewat aplikasi tersebut, pemanfaatan lahan dapat menyesuaikan jenis komoditas dengan kondisi lahan dan juga waktu penanaman.

Meski begitu, selain dapat meningkatkan jumlah produksi, Uu turut berharap upaya ini juga turut melestarikan lingkungan.

"Maka bantuan untuk bidang pertanian seperti alat- alat harus sampai ke petani yang membutuhkan," kata Uu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

Regional
Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Regional
Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Regional
Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Regional
Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Regional
Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Regional
Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron 'Cinta Fitri'

Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron "Cinta Fitri"

Regional
Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Regional
Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Regional
Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Regional
Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Regional
Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X