Polisi dan TNI Tangkap Petani yang Bakar Lahan di Riau

Kompas.com - 22/09/2019, 21:02 WIB
Petugas kepolisian dan TNI saat mengamankan seorang pelaku karhutla di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Sabtu (21/9/2019). Dok. Satgas Karhutla RiauPetugas kepolisian dan TNI saat mengamankan seorang pelaku karhutla di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul, Riau, Sabtu (21/9/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Petugas gabungan dari TNI Kodim 0313/Kampar dan Polres Rokan Hulu (Rohu), Riau menangkap seorang pelaku pembakar hutan dan lahan ( karhutla).

Dandim 0313/Kampar Letkol Inf Aidil Amin mengatakan, pelaku berinisial KS (48) dan ditangkap terkait karhutla yang terjadi di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul.

Menurut dia, pelaku yang diamankan merupakan seorang petani. Ia diduga membuka lahan dengan cara membakar. 

"Pelaku kita tangkap bersama jajaran Polres Rohul pada, Sabtu (21/9/2019) sore," ucap Aidil, Minggu (22/9/2019).

Baca juga: Karhutla di Riau Dekati Perumahan Warga, Jarak ke Titik Api 15 Meter

Menurut dia, pelaku awalnya membabat lahan yang akan dijadikan kebun. Kemudian, semak-semak yang dibabat dibersihkan lalu dibakar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku membuka lahan dengan cara dibakar untuk membuat kebun sawit.

Lahan yang dibakar kurang lebih 6 hektare. Kebakaran itu terjadi sejak Minggu (15/9/2019). 

Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapatkan bukti bahwa lahan tersebut sengaja dibakar oleh KS.

Petugas kemudian membentuk tim untuk mengamankan pelaku.

"Pelaku kita diamankan sedang memanen sawit di kebunnya. Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap Aidil.

Baca juga: Polda Riau Sudah Tetapkan 53 Tersangka Karhutla

Adapun kabut asap yang melanda Riau saat ini akibat karhutla, terutama kebakaran lahan gambut di sejumlah wilayah di Riau.

Kabut asap ini diperparah asap karhutla dari wilayah Jambi dan Sumsel. Masyarakat pun terkena dampaknya, mulai dari pusing, sesak napas, iritasi mata, atau muntah-muntah. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Regional
Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Regional
Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga Jabar Disuntik Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga Jabar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

Pria yang Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumahnya Ternyata Adik Kandung Mantan Wali Kota Serang

Regional
Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Mobil Mewah Bergambar Machfud-Mujiaman, Timses: Pak Machfud ke Mana-mana Pakai Innova

Regional
Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Soal Pemulung Positif Covid-19, Satgas Ambon: Sudah Beberapa Kali Dijemput, tapi Melarikan Diri

Regional
Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Kasus Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Dilakukan Berkali-kali sampai Korban Histeris

Regional
Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Regional
Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi, dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X