Fakta Krisis Air di Grobogan: Warga Mandi 3 Hari Sekali dan Stok Tisu Basah, hingga Menjadi Perhatian Media Jepang

Kompas.com - 22/09/2019, 18:59 WIB
Warga Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengantre air di belik yang kian menyusut, Jumat (20/8/2019) sore. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOWarga Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengantre air di belik yang kian menyusut, Jumat (20/8/2019) sore.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah merupakan salah satu permukiman terparah yang dilanda krisis air selama musim kemarau berkepanjangan ini. 

Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini berlokasi terpencil di sekitar kawasan hutan pegunungan kendeng. 

Untuk menuju ke sana bisa ditempuh dengan perjalanan darat dengan kendaraan sekitar 2 jam dari Kota Purwodadi.

Akses jalan masuk ke Desa Suwatu pun kurang begitu memadai, masih banyak ditemui permukaan jalan berupa bebatuan dan tanah.

Selama lebih dari tiga bulan sejak awal kemarau di bulan Mei, Desa Suwatu mengalami puncak krisis air. Sungai telah mengering, pun demikian juga sumur tadah hujan andalan warga telah garing. 

Bahkan, sekitar 150 hektar lahan pertanian di desa terpencil ini sudah tidak difungsikan akibat tak ada lagi pasokan air.

Tercatat, sudah tiga bulan ini aktivitas bertani tidak lagi ditemui di desa yang dihuni oleh sekitar 2.500 jiwa ini. 

Baca juga: Kisah Sunar, Kemudikan Truk Ratusan Kilometer untuk Antar Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Warga pilih merantau saat kemarau

Saat kemarau, para warga yang mayoritas petani memilih merantau ke daerah lain supaya bisa terus menyambung hidup. Mereka beralih profesi menjadi buruh bangunan di Jakarta dan sebagainya.

Saat penghujan, mereka pun pulang ke kampung halaman untuk kembali bertani.

Krisis air selama berbulan-bulan menjadi mimpi buruk bagi warga Desa Suwatu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Regional
Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Regional
Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Regional
Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Regional
Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Regional
Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Regional
Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X