Kompas.com - 22/09/2019, 15:37 WIB
Bekas area kebakaran di lereng Gunung Slamet, perbatasan Kabupaten Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.COM/DOK TIM GABUNGAN KARHUTLA GUNUNG SLAMETBekas area kebakaran di lereng Gunung Slamet, perbatasan Kabupaten Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (20/9/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kebakaran yang terjadi berpotensi mengancam ekosistem kawasan hutan lindung Gunung Slamet, terutama di lereng selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Didiet Widhy Hidayat mengatakan, di kawasan hutan lindung Gunung Slamet terdapat beberapa tanaman dan satwa-satwa liar.

"Itu semua bisa mengganggu ekosistem di hutan lindung. Ini makanya kita juga dari kemarin terus kita maksimalkan (upaya pemadaman kebakaran)," kata Didiet, Minggu (22/9/2019).

Menurut Didiet kawasan hutan lindung yang terbakar didominasi tumbuhan andaman dan rimba alam.

Baca juga: Kebakaran di Lereng Gunung Slamet di Banyumas Berhasil Padam

Lebih lanjut Didiet mengatakan berdasarkan laporan dari tim gabungan pemadam karhutla yang telah kembali, menjumpai beberapa babi hutan.

Babi hutan diduga turun untuk menghindari kebakaran di kawasan hutan lindung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aktivitas hewan yang lewat ada babi hutan, mungkin turun atau menghindari api, ada (anggota) yang ketemu. Tapi tidak sampai yang menemukan (hewan yang) terbakar gitu, belum, sementara saya dengar babi hutan ketemu sama tim yang kita kirim ke atas," ujar Didiet.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan telah berhasil memadamkan kebakaran di hutan lereng Gunung Slamet, Sabtu (21/9/2019) petang.

Area yang terbakar berada di petak 58D-10, 58D-11 dan 58D-12 dengan luas sekitar 15 hektar.

Hari Minggu ini tim masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali.

Baca juga: Kawasan Hutan Lindung Gunung Slamet Terbakar Belasan Hektar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X