Kebakaran Hutan Lereng Selatan Gunung Slamet Terus Meluas

Kompas.com - 21/09/2019, 10:03 WIB
Kobaran api membakar hutan pinus di lereng bagian timur Gunung Slamet pada petak 58a, terlihat dari Desa Serang, Karang Reja, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). Kobaran api semakin meluas karena upaya pemadaman yang masih terus dilakukan oleh seratusan personel gabungan dari SAR, Polisi dan warga, terkendala medan yang sulit dan tidak tersedianya pasokan air serta peralatan untuk melakukan pemadaman. ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIAKobaran api membakar hutan pinus di lereng bagian timur Gunung Slamet pada petak 58a, terlihat dari Desa Serang, Karang Reja, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). Kobaran api semakin meluas karena upaya pemadaman yang masih terus dilakukan oleh seratusan personel gabungan dari SAR, Polisi dan warga, terkendala medan yang sulit dan tidak tersedianya pasokan air serta peralatan untuk melakukan pemadaman.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kebakaran hutan lereng selatan Gunung Slamet terus meluas. Secara administratif, wilayah tersebut masuk Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Ariono mengatakan, hingga Jumat (20/9/2019), kebakaran telah mencapai Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Banyumas.

"Api di wilayah Kalipagu memang belum besar, tapi itu justru menjadi perhatian sebab jika sampai membesar akan semakin sulit ditangani," kata Ariono saat dihubungi, Sabtu (21/9/2019).

Baca juga: Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan lereng Gunung Slamet di wilayah Kabupaten Brebes sejak Selasa (17/9/2019) meluas ke wilayah Kabupaten Banyumas.

Berdasarkan hasil pemantauan, Kamis (19/9/2019) titik asap telah mencapai Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Sementara itu Juru Bicara Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Sugito mengatakan posko kebakaran yang didirikan di wilayah Kabupaten Brebes telah dipindah ke wilayah Banyumas, Jumat malam.

"Karena api mengarah ke jalur Kalipagu, posko malam dipindahkan ke Kalipagu," ujar Sugito.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X