Akhir Pelarian Dua Pelaku Pembunuhan Remaja yang Ditemukan dalam Karung

Kompas.com - 20/09/2019, 20:33 WIB
Polisi memeriksa Agus (24) dan Darin (23) di Mapolsek Merapi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Jumat (20/9/2019). Dokumen Polres BloraPolisi memeriksa Agus (24) dan Darin (23) di Mapolsek Merapi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Jumat (20/9/2019).

BLORA, KOMPAS.com - Tim Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah berhasil meringkus dua pelaku otak pembunuhan DT (16), anak putus SMP yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di kawasan hutan jati, Kecamatan Randublatung, Blora, Kamis (11/7/2019) malam.

Sejak kasus pengeroyokan DT hingga berujung maut itu mencuat, polisi langsung memburu 7 pelaku.

Empat di antaranya yang masih di bawah umur sudah diamankan, sementara tiga pelaku lainnya yang berperan sebagai pelaku utama berstatus buron.


Baca juga: Jalani Sidang Perdana, 2 Pembunuh ABG yang Jasadnya Ditemukan Dalam Karung Menangis

Kini pelarian kedua pelaku utama pembunuh DT pun berakhir sudah. Keduanya yakni Agus (24) dan Darin (23), warga Kecamatan Randublatung, Blora tak berkutik ketika tim Satreskrim Polres Blora membekuknya.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo menyampaikan, Agus dan Darin diringkus di rumah kontrakannya di wilayah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Setidaknya lebih dari sepekan, Tim Satreskrim Polres Blora menelusuri jejak Agus dan Darin di Kabupaten Lahat dengan menggandeng kepolisian setempat.

"Benar. Kemarin kami amankan kedua pelaku utama pembunuh DT. Akan segera kami bawa pulang ke Blora setelah pemeriksaan selesai di Lahat. Ini berkat pengembangan penyelidikan serta kerja sama dengan kepolisian setempat," kata Heri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/9/2019) malam.

Baca juga: Fakta Terbaru Mayat dalam Karung, Dituduh Mencuri Ponsel hingga Pelaku Makan Nasi Bungkus di Sebelah Jenazah

Dijelaskan Heri, dalam persembunyiannya, Agus dan Darin bekerja sebagai buruh pedagang burung dengan mengontrak rumah di wilayah Kabupaten Lahat.

Selama itu pula, sambung Heri, Agus dan Darin sering ketakutan karena acap kali dibayang-bayangi arwah korban. 

"Keduanya mengaku sering didatangi sosok korban. Pelarian mereka pun tak tenang. Keduanya mengontrak dan bekerja sebagai buruh pedagang burung," jelas Heri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Regional
Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Regional
Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Regional
Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Regional
Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Regional
Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Regional
Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Regional
Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X