Cerita Petugas Pemadam Karhutla Diingatkan soal Munculnya 2 Harimau

Kompas.com - 20/09/2019, 20:23 WIB
Ilustrasi Harimau Sumatera (Panthera trigis sumatrae) SERAMBI INDONESIA / M ANSHARIlustrasi Harimau Sumatera (Panthera trigis sumatrae)

"Warga bilang ke kami jangan sampai tidur di hutan dan meminta keluar dari hutan. Karena datuk (harimau) kita sudah keluar katanya," kata Riswanto, menirukan saran warga tersebut.

Dia menyebutkan, pemadaman karhutla di malam hari cukup jarang dilakukan, kecuali dalam kondisi urgen, seperti api karhutla mendekati permukiman warga.

Selain itu, Riswanto juga mengaku meningkatkan kehati-hatian dalam melaksanakan tugas memadamkan api.

Apalagi, saat pemadaman titik api di kawasan hutan sangat beresiko tinggi.

"Kami tetap waspada, karena yang dihadapi hutan. Kita enggak tahu rimba apa saja isinya. Tapi tujuan kami niat baik memadamkan api, kami dalam hati minta izin saja sama penghuni hutan, mohon izinkan kami membantu (memadamkan api), itu aja. Sebelum berangkat kami juga doa bersama dulu," tutup Riswanto.

Dia menambahkan, titik api di sekitar lokasi keluarnya dua ekor harimau sumatera sudah berhasil dipadamkan.

Namun, beberapa titik api di lokasi lainnya hingga kini masih dilakukan upaya pemadaman.

"Saat ini kami melakukan pemadaman di tiga titik karhutla di wilayah Inhil," kata Riswanto.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com sebelummya, beberapa cerita unik ditemukan petugas saat pemadam karhutla di Riau.

Baca juga: Karhutla Mendekati Perumahan di Kubu Raya, Warga Pilih Mengungsi

 

Mulai dari menemukan beruang dan ular mati hingga 'ditegur' beruang saat petugas mencari air di hutan.

Bahkan, yang heboh saat ini yakni temuan ular berkaki tiga mati terbakar akibat karhutla di Desa Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (19/9/2019) malam.

Selain berdampak kepada flora dan fauna, karhutla juga sudah berdampak ke berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Terlebih, hingga saat ini sudah banyak warga yang terpapar asap, akibat udara sangat tidak sehat dan berbahaya.

Korban asap mengeluhkan batuk, sesak napas, demam, pusing dan muntah-muntah.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X