Penyelamatan Gedung Warenhuis, Wali Kota Medan Akan Buka "Bidding" Pengelola

Kompas.com - 20/09/2019, 16:04 WIB
Warenhuis, supermarket pertama di Kota Medan yang dibangun masa kolonial Belanda, Rabu (7/8/2019) MEI LEANDHA ROSYANTIWarenhuis, supermarket pertama di Kota Medan yang dibangun masa kolonial Belanda, Rabu (7/8/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Gedung Warenhuis Jumat tadi pagi (20/9/2019) 'mendapat kunjungan' dari Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto dan Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin.

Di gedung yang sebelumnya 'dikuasai' pihak tertentu itu mereka berkomitmen menjadikannya sebagai ikon kota dan dikuatkan dengan rencana memberangkatkan tim ke Belanda mencari blue print pembangunan KOta Medan. 

Wali Kota Medan, T. Dzulmi Eldin mengatakan Pemko Medan memiliki keinginan untuk menjadikannya heritage dan ikon.

Menurutnya, selama ini siapapun mengetahui gedung tersebut merupakan peninggalan sejarah dan karenanya akan dikembalikan.

"Kita tahu bahwa melihat kondisi (gedung) itu, untuk merevitalisasinya saja itukan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Nanti kala umpamanya kita ada yang tidak bisa, berharap ini nantinya ada tangan-tangan mengelola itu untuk melestarikannya, tidak hanya karena komersialnya saja," katanya

Baca juga: Kisah Warenhuis, Supermarket Berumur 103 Tahun Peninggalan Belanda: Dulu Ditelantarkan Kini Jadi Rebutan

Nantinya setelah diperbaiki, kata dia, akan ada perawatan. Hal tersebut lah yang menurutnya harus didorong. Dia tidak ingin setelah ambil alih, justru tidak bisa kelola pemerintah sehingga kembali tertinggalkan.

"Intinya bagaimana mengembalikan jejak-jejak sejarah. Komersil atau tidaknya (ada)ukurannya, dia yang penting bisa turut dan punya keinginan melestarikan," katanya

Dia memahami jika setelah mengeluarkan biaya besar kemudian ingin mendapatkan timbal baliknya. Namun demikian, menurutnya tidak boleh kemudian jor-joran untuk membuat hal-hal yang tidak benar di tempat tersebut. Pihaknya akan menata apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di situ. 

Eldin mengaku bahwa saat ini Pemko Medan belum memiliki anggaran untuk merehab atau merevitalisasi Gedung Warenhuis.

Baca juga: Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

"Belum punya. Makanya nanti akan kita (beritahu) standartnya lah," katanya. Ketika ditanya apakah akan mengundang swasta untuk mengelolanya, dia menjawab singkat. "Iya nanti kalau ada yang memang mau mengelolanya. Silakan, nanti kita akan open bidding (lelang terbuka) untuk mengelolanya," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan staff Pemko Medan dibantu Badan arsip Nasional, Sabtu ini akan berangkat ke Belanda untuk mencari dokumen atau blue print pembangunan Kota Medan. 

"Dengan demikian akan bisa diketahui di mana sebenarnya aset-aset pemrintah Belanda yang sekarang ini diberikan kembali ke pemerintah tapi dikuasai masyarakat. Karena ada beberapa lokasi bawah tanah yang tidak ketanui arah keluar masuknya di mana. Sehingga nanti data yang diperoleh akan upayakan bisa kembali ke pemerintah," katanya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Regional
Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Regional
Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Regional
Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Regional
Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Regional
Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Regional
Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Regional
Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Regional
Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Regional
30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

Regional
Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Regional
Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Regional
Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Regional
Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X