Ini Dugaan Penyebab Ambulans Tabrak Truk hingga Sebabkan 5 Penumpang Asal Tangsel Tewas

Kompas.com - 20/09/2019, 12:18 WIB
Anggota Satlantas Polres Tegal memeriksa kondisi ambulans yang ringsek dan menewaskan lima penumpangnya di Exit Tol Adiwerna Kabupaten Tegal, Kamis (19/9/2019) Dok. Satlantas Polres TegalAnggota Satlantas Polres Tegal memeriksa kondisi ambulans yang ringsek dan menewaskan lima penumpangnya di Exit Tol Adiwerna Kabupaten Tegal, Kamis (19/9/2019)

TEGAL, KOMPAS.com -  Ambulans pembawa jenazah menabrak bagian belakang truk tronton di jalur Tol Trans-Jawa, Pejagan-Pemalang, tepatnya di Km 300+400, wilayah Desa Kendayakan, Kecamatan Warujeja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian itu menyebabkan lima orang termasuk sopir ambulans tewas.

Kasat Lantas Polres Tegal AKP M Adiel Aristo mengatakan, kecelakaan diduga karena sopir ambulans mengantuk.

Kendaraan yang dipacu di lajur kanan oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk Hino.

“Mobil ambulans itu di kanan terus. Semakin ke kiri, ke kiri dan menabrak bagian belakang truk tronton. Keterangan saksi awal, dugaan sementara sopir mengantuk,” kata Adiel, saat dihubungi, Jumat (19/9/2019).

Baca juga: Ambulans Tabrak Truk di Tol Pejagan-Pemalang, 5 Tewas

Lima korban meninggal yaitu Satimun (28), Imam (40), Rohmadi (40), Nasid (37), dan Sarjito (22). Seluruh korban merupakan warga Tangerang Selatan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Regional
KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

KPU Gunungkidul Loloskan Satu Paslon Independen ke Tahap Berikutnya

Regional
Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Pos TNI Diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 2 Luka Tembak, 1 Tewas

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Regional
Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Tower SUTT PLN Rembang Roboh, Ibu dan 2 Anaknya Luka-luka, 3 Kabupaten Alami Pemadaman Listrik

Regional
Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Tak Tarik PHR 6 Bulan, Bali Berharap Dapat Insentif yang Proporsional

Regional
Guru Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Guru Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Tak Ingin Tanggung Jawab Setelah Hamili Korban, Alasan Pria Ini Bunuh Remaja yang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Tak Ingin Tanggung Jawab Setelah Hamili Korban, Alasan Pria Ini Bunuh Remaja yang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Regional
KLB DBD Diperpanjang, RSUD Maumere Kekurangan Dokter dan Ruangan

KLB DBD Diperpanjang, RSUD Maumere Kekurangan Dokter dan Ruangan

Regional
Arab Saudi Setop Umrah karena Virus Corona, Keberangkatan Ratusan Jemaah dari Semarang Ditunda

Arab Saudi Setop Umrah karena Virus Corona, Keberangkatan Ratusan Jemaah dari Semarang Ditunda

Regional
Polisi Akui Pantau Ayah Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Selama 1 Bulan

Polisi Akui Pantau Ayah Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Selama 1 Bulan

Regional
Tidak Ada Ampun bagi Oknum Polres di Maluku yang Bawa 1 Kg Sabu

Tidak Ada Ampun bagi Oknum Polres di Maluku yang Bawa 1 Kg Sabu

Regional
Korban Banjir di Subang Dapat Bantuan Rp 750 Juta dari Dana Darurat Jabar

Korban Banjir di Subang Dapat Bantuan Rp 750 Juta dari Dana Darurat Jabar

Regional
Pengakuan Budi Saat Masukkan Mayat Anaknya ke Gorong-gorong, Agar Terlihat Seperti Kecelakaan

Pengakuan Budi Saat Masukkan Mayat Anaknya ke Gorong-gorong, Agar Terlihat Seperti Kecelakaan

Regional
Pilkada Kabupaten Semarang, Istri Bupati Petahana versus Wakil Bupati

Pilkada Kabupaten Semarang, Istri Bupati Petahana versus Wakil Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X