Adik: Saya Bangga Imam Nahrawi "Gentle" Ikuti Proses Hukum

Kompas.com - 19/09/2019, 21:16 WIB
Menpora Imam Nahrawi (tengah) meninggalkan tempat usai memberikan keterangan pers pengunduran dirinya di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/9/2019). Imam Nahrawi resmi mengundurkan diri dari jabatan Menpora usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemberian dana hibah KONI. ANTARA FOTO/RENO ESNIRMenpora Imam Nahrawi (tengah) meninggalkan tempat usai memberikan keterangan pers pengunduran dirinya di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/9/2019). Imam Nahrawi resmi mengundurkan diri dari jabatan Menpora usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemberian dana hibah KONI.

KOMPAS.com - Adik Imam Nahrawi, Syamsul Arifin mengatakan, bangga mantan menteri pemuda dan olahraga (menpora) itu mau mengikuti proses hukum terkait kasus yang menjadikannya sebagai tersangka.

Syamsul mengatakan, hal itu merupakan kebanggan bagi keluarga.

"Saya bangga dengan kakak saya, Imam Nahrawi telah gentle mengikuti proses hukum yang diberlakukan kepada beliau. Ini bentuk sportivitas yang harus kami banggakan atas nama keluarga," ujar Syamsul saat diwawancarai KompasTV, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Keluarga Kaget Imam Nahrawi Jadi Tersangka

Syamsul mengatakan, pihak keluarga mendukung penegakan hukum sepanjang tidak ada unsur politis atau kepentingan di balik kasus Nahrawi.

"Banyak sekali berseliweran terutama di media sosial, tentu hal itu memengaruhi pola pikir dan asumsi kami. Itu ditunjukkan ketika enggak ada angin, enggak ada hujan, apa-apa, tahu-tahu kok tersangka. Sekali lagi karena kami buta hukum," ujar Syamsul.

Sebelumnya diberitakan, KPK menetapkan Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum, sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kompas TV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X