Temui Mahasiswa yang Demo Karhutla, Ini Ajakan Wakil Ketua DPRD Jambi

Kompas.com - 19/09/2019, 19:03 WIB
Aksi demo mahasiswa mendesak pemerintah selesaikan masalah karhutla di Jambi Zulkifli AzisAksi demo mahasiswa mendesak pemerintah selesaikan masalah karhutla di Jambi

KOMPAS.com - Saat menemui puluhan mahasiswa Universitas Batanghari (Unibari) Jambi yang menggelar aksi di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Wakil Ketua Dewan, Rocky Candra, justru mengajak mahasiswa menjadi relawan pemadam api.

"Dan besok saya akan mengirimkan surat ke BEM-BEM kampus yang ada di Jambi, siapa saja dari kader-kader mereka yang ingin menjadi relawan pemadam api," kata Rocky, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Demo Karhutla, Mahasiswa Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Polisi

Seperti dilansir dari Tribunnews, puluhan mahasiswa menggelar aksi demo di DPRD Provinsi Jambi. Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan bencana karhutla yang melanda Jambi.

Saat itu, peserta aksi sempat terlibat saling dorong dengan polisi saat mahasiswa memaksa hendak masuk ke gedung dewan. Namun, setelah perwakilan anggota dewan bersedia menemui, kericuhan berhasil dihindari.

Sementara itu, dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut pemerintah memberikan fasilitas gratis kepada para korban kabut asap.

"Dan point yang utama tuntutan kita mendesak Pemprov untuk menggratiskan fasilitas kesehatan kepada korban dampak kabut asap. Karena kabut asap ini bukan organisasi atau bukan kelompok lagi yang kena, tapi individu masyarakat Jambi apalagi di kota Jambi," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul: Aksi Demo Karhutla Mahasiswa Unbari Bergesekan dengan Aparat Kepolisian

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X