Hingga Agustus 2019, Ada 30 Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Karawang

Kompas.com - 19/09/2019, 14:28 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KARAWANG, KOMPAS.com - Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2019 terdapat 30 laporan kasus kekerasan seksual anak di Karawang.

"Satu minggu satu kasus," kata Nured, Kamis (19/9/2019).

Hal ini disampaikan Nuredy saat berdiskusi dengan anggota DPRD Karawang, DPRD Jawa Barat, Komnas Anak, dan Pusat Pelayanan Terpadu dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karawang di Mapolres Karawang.

Baca juga: Fakta Ayah Perkosa Anak Kandung, Hamil 5 Bulan hingga Dijual ke Pria Hidung Belang


Sedangkan kasus kekerasan seksual anak pada 2018 ada 52 kasus dengan frekuensi satu minggu satu kasus yang dilaporkan.

Dari jumlah kasus tersebut, 48 sudah P21, dan 4 kasus sudah masuk tahap penyidikan.

Nuredy menyebut, banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Karawang seperti fenomena gunung es.

Jumlah kasus yang dilaporkan lebih sedikit ketimbang yang dilaporkan.

"Kami mengimbau (korban) untuk melapor," katanya.

Beberapa kasus kejahatan seksual yang baru-baru ini mencuat di antaranya pencabulan oleh dukun palsu, pengajar pesantren kepada tiga muridnya, dan anak yang dihamili dan dijual ayah kandung.

Kemudian yang teranyar yakni kasus pemulung yang mencabuli anak tetangganya yang baru berusia tiga tahun.

"Ini sangat meresahkan dan perlu menjadi perhatian semua pihak," kata Nuredy.

Selain langkah represif, Nuredy mengajak para orangtua dan pihak terkait melakukan upaya preventif.

Salah satunya memberitahu kepada anak bagian-bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh sebagai langkah proteksi diri.

"Mewaspadai kepada orang dekat juga perlu, tetapi tidak berlebihan," katanya.

Baca juga: Diduga Perkosa Siswi SD di Bekasi, Kakek AR Sering Kirim Surat Cinta ke Korban

Selain itu, membangun kedekatan dengan anak agar mau bercerita jika ada hal-hal yang terjadi.

Sebab, dalam beberapa kasus, kekerasan seksual baru diketahui saat sudah terjadi lebih dari satu kali.

"Misalnya, baru diketahui saat si ibu memandikan korban ada tanda-tanda (kekerasan seksual), baru si anak cerita," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewar DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X