TNI: 3 Warga Puncak di Papua Tewas karena Peluru KKB

Kompas.com - 19/09/2019, 11:27 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

JAYAPURA, KOMPAS.com - Tiga warga sipil tewas dan empat lainnya mengalami luka tembak ketika kontak senjata antara tim gabungan dengan kelompok kriminal bersenjata ( KKB) terjadi di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, pada Selasa (17/9/2019) dini hari.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto menyebut, jatuhnya korban sipil itu bukan karena peluru yang ditembakan aparat.

"Diduga saat mereka terdesak, mereka lari sambil mengeluarkan tembakan secara sporadis (tidak terarah) dan mengenai warga," ujar Eko, saat dihubungi, Kamis (19/9/2019).


Baca juga: Kontak Senjata KKB dengan TNI-Polri, 3 Warga Tewas, 4 Terluka

Eko mengatakan, kontak tembak terjadi ketika KKB mulai menembak secara sporadis ke arah tim gabungan yang sedang mendekati posisi kelompok tersebut, di sebuah honai yang berada di dekat sungai.

Menurut dia, aparat gabungan TNI-Polri yang melepaskan tembakan balasan membuat kelompok tersebut panik.

"Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kelompok KKB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis," kata dia.

Setelah kontak tembak selesai, ditemukan adanya 7 orang masyarakat yang dalam kondisi luka tembak.

Tim gabungan bersama masyarakat lainnya selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menerima perawatan medis.

Eko menyebut, tiga warga yang tewas adalah Tekiman Wonda (pria dewasa/33 tahun), Edison Mom (laki-laki/usia remaja) dan Rudi Mom (laki-laki/balita).

Sedangkan korban yang mengalami luka tembak dan kini tengah menjalani perawatan di Mimika adalah Topina Mom (perempuan/36 tahun), Ny Tabuni (perempun/37 tahun), Herina Kinal (perempuan/32 tahun) dan Yefrina Mom (perempuan/16 tahun).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Regional
Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Regional
Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Regional
Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Regional
Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X