Cerita di Balik Tabrakan Maut Bus Rosalia, 8 Orang Tewas hingga Sopir Jadi Tersangka

Kompas.com - 19/09/2019, 07:07 WIB
Sejumlah korban tewas tampak ditutupi koran sesaat setelah kecelakaan truk bertabrakan dengan bus Rosalia Indah, Senin (16/9/2019). Tribun lampung/ Dokumen Polres Way KananSejumlah korban tewas tampak ditutupi koran sesaat setelah kecelakaan truk bertabrakan dengan bus Rosalia Indah, Senin (16/9/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tabrakan maut antara Bus Rosalia Indah dengan truk pengangkut CPOM terjadi di Kecamatan Way Tuba, Way Kanan, Senin (16/9/2019) sekitar pukul 14.45 WIB

Data dari Polres Way Lanan, Lampung ada 8 orang tewas, yakni lima orang warga Jawa Timur, satu orang warga Jawa Barat. serta satu orang warga Lampung Tengah. Sementara satu orang penumpang Bus Rosalia belum diketahui identitasnya.

Salah satu korban yang tewas adalah sopir truk CPO yang bernama Joko (27) warga Masgar, Lampung Tengah.

Baca juga: Sopir Bus Rosalia Jadi Tersangka Kecelakaan yang Menewaskan 8 Orang

Bus Rosalia Indah oleng saat menikung

Tabrakan maut tersebut melibatkan bus Rosalia Indah bernomor polisi AD 1666 CE dan truk tangki warna oranye dengan pelat nomor polisi BE 9291 YI.

Kasatlantas Polres Way Kanan, AKP Jafril mengatakan, peristiwa kecelakaan maut itu terjadi di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, tepatnya di Kilometer 229, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Menurut Jafril, tabrakan maut terjadi saat Bus Rosalia Indah melaju dalam kecepan tinggi lalu oleng saat di tikungan.

Baca juga: Tabrakan Maut Bus Rosalia Indah Vs Truk CPO di Way Kanan, Ini Identitas 8 Korban Tewas

"Bus Rosalia Indah dari arah Kotabumi, sedangkan truk dari arah Martapura. Tabrakan tidak bisa dihindari karena tikungan," katanya saat dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Sopir bus Rosalia Indah, Amin Saypudin (39), selamat dalam kecelakaan itu.

Ia mengaku bisa melompat dari jendela bus sesaat sebelum kendaraannya terguling dan bertabrakan dengan truk.

"Iya, saya lompat dari kaca pas bus mau terguling," ucap Amin, dikutip Tribun Lampung, Senin (16/9/2019).

Baca juga: 1 Korban Selamat Kecelakaan Maut Avanza Vs Bus Rosalia Indah Meninggal Dunia

Sopir bus jadi tersangka

Supir bus Rosalia Indah, Amin Syaifudin ditetapkan menjadi tersangka kecelakaan maut di KM 229 Way Kanan. Delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. (Foto: Humas Polda Lampung)KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Supir bus Rosalia Indah, Amin Syaifudin ditetapkan menjadi tersangka kecelakaan maut di KM 229 Way Kanan. Delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. (Foto: Humas Polda Lampung)
Sopir bus Rosalia Indah, Amin Syaifudin, ditetapkan menjadi tersangka dalam kecelakaan maut di KM 229, Way Kanan dan saat ini sudah ditahan di Rutan Polres Way Kanan.

“Dari pemeriksaan tiga orang saksi, kami menetapkan bahwa tersangka Amin memenuhi unsur-unsur sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (18/9/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Regional
Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Regional
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Regional
Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Regional
Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Regional
Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X