Gara-gara Kabut Asap, Ustaz Abdul Somad Batal Terbang ke Anambas

Kompas.com - 19/09/2019, 06:29 WIB
Ustad Abdul Somad (tengah) Bangga mengenakan Upiah Karanji Gorontalo KOMPAS.COM/HUMAS PROV GORONTALOUstad Abdul Somad (tengah) Bangga mengenakan Upiah Karanji Gorontalo

BATAM, KOMPAS.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) batal memberikan tausiyah di Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau.

Hal ini karena pesawat yang membawanya membatalkan penerbangan akibat buruknya jarak pandang di bandara Anambas, Rabu (18/9/2019).

Tim UAS, Hendriyanto kepada Kompas.com membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, UAS menjadwal ulang memberikan tausiyah di Anambas.

"Jarak pandang tidak memungkinkan, makanya penerbangan dibatalkan oleh pihak masakapai Lion Air," kata Hendriyanto malalui telepon, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan Rute Semarang-Kalimantan

Hendri mengatakan pembatalan ini bukanlah disengaja, tetapi murni karena kabut asap yang saat ini melanda Kepri.

Hendri pun menyampaikan pesan maaf dari UAS karena tidak bisa mengunjungi Kabupaten Anambas.

Sebelum ke Batam untuk melanjutkan perjalanan ke Letung, UAS terlebih dahulu memberikan tausyiah di Masjid Raya Nur Ilahi Dompak dan Masjid Agung Al Hikmah Tanjung Pinang.

Secara Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Pinang membenarkan menipisnya jarak pandang di Kepulauan Riau.

Di Tanjung Pinang dan sekitarnya, jarak pandang pada Rabu berkisar antara 3-5 kilometer.

"Kami mendapat kabar dari Bandara Matak jika jarak pandang di sana (Anambas) sejauh 2 kilometer," kata Prakirawan BMKG Tanjung Pinang, Bhakti Wira Kusumah.

Baca juga: Dampak Kabut Asap, Wings Air Batal Terbang dari Medan ke Aceh

Atas dasar hal itulah, maskapai yang akan ditumpangi UAS batal diterbangkan.

Kebijakan ini dilakukan untuk menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Baru Menyelesaikan Pendidikan di Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X