8 Bank di Jateng Ditutup karena Lakukan Praktik Perbankan Tak Sehat

Kompas.com - 19/09/2019, 06:09 WIB
Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Muhammad Yusron saat temu media, Selasa (17/9). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIASekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Muhammad Yusron saat temu media, Selasa (17/9).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 8 bank di Jawa Tengah dilikuidasi lantaran terindikasi melakukan praktik perbankan yang tidak sehat.

Dari delapan perbankan di Jateng tersebut kebanyakan merupakan bank perkreditan rakyat (BPR).

Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Muhammad Yusron mengatakan, selain di Jateng, penutupan sejumlah bank juga terjadi di derah lain.

Baca juga: Habis Dilantik, 80 Persen Anggota DPRD Gunungkidul Gadaikan SK untuk Pinjam Bank

 

Di Jawa Barat, 34 bank ditutup. Di Sumatera Barat 16 BPR ditutup dan di Jakarta satu bank umum dilikuidasi.

“Selama ini LPS sudah membayar klaim dengan lancar untuk penyelesaian sengketa. Namun masih ada beberapa simpanan nasabah yang tidak layak bayar karena suku bunga tinggi melebihi ketentuan LPS," jelasnya, Rabu (18/9/2019).

Menurut ketentuan LPS, suku bunga bank maksimal adalah 6,75 persen untuk bank umum dan 9,25 persen untuk BPR. Bila ada yang lebih dari itu, LPS tidak dapat membayarkan klaim simpanan yang bersangkutan.

"Untuk itu, kami berharap agar nasabah lebih cermat untuk memilih bank sebagai tempat penyimpanan uang maupun deposito," ujarnya.

Biasanya nasabah yang tidak masuk ke kategori layak bayar karena kedapatan melakukan praktik perbankan yang tidak sehat, baik dari karyawan maupun pemegang saham, sehingga menyebabkan kinerja keuangan yang buruk.

“Penyebab klaim nasabah masuk dalam kategori tidak layak bayar LPS adalah karena bank mempunyai kredit macet. Selain itu juga karena data nasabah tidak masuk pembukuan bank,” tandasnya.

Yusron menuturkan total simpanan nasabah bank yang dipastikan sudah layak bayar saat ini mencapai Rp 1,4 triliun dan dicairkan ke 250.000 rekening nasabah.

Baca juga: Rugikan Bank BUMN Rp 1,3 Miliar, 2 Pembobol Bank Ini Ditangkap Polisi

Maka dari itu, pihaknya mengingatkan masyarakat agar meneliti terlebih dahulu kepesertaan bank dalam LPS.

Selain itu, para nasabah juga diimbau cermat mengecek suku bunga bank dan rutin mengecek sosialisasi yang dilakukan LPS di setiap bank

"Biasanya, terdapat stiker atau informasi terkait hal itu di masing-masing bank," tandasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X