Berkat Kecurigaan Polisi, Penyelundupan Miras Pakai Mobil Boks Digagalkan

Kompas.com - 18/09/2019, 21:17 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan barang bukti mobil box berisi ribuan miras berbagai merek yang hendak dipasarkan di Kota Bandung. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan barang bukti mobil box berisi ribuan miras berbagai merek yang hendak dipasarkan di Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung mengamankan ribuan botol minuman keras ( miras) dan belasan jerigen berisi tuak.

"Satnarkoba berhasil mengamankan minuman beralkohol pabrikan 358 botol, minuman beralkohol oplosan 865 botol, dan tuak 11 jerigen," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, di Mapolrestabes Bandung, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Korban Tewas Miras Oplosan Jadi 4 Orang, Polisi Kirim Sampel Darah ke Labfor


Pengamanan ribuan miras ini merupakan upaya kepolisian mencegah penyebaran miras.

Berdasarkan pantauan, barang bukti ribuan botol miras dalam dus itu tersimpan rapi di dalam sebuah mobil boks besar yang terparkir di halaman Mapolrestabes Bandung.

Tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah botol minuman oplosan yang dikemas dengan botol plastik bekas minuman mineral, dan juga belasan jerigen berisi tuak.

Kasat Narkoba Polrestabes, AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan, ribuan botol miras ini diungkap petugas saat tengah melakukan patroli.

Curiga dengan mobil boks tersebut, petugas kemudian mengecek kendaraan tersebut. "Setelah dicek, eh ternyata dalamnya ribuan miras," kata Irfan.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Peracik Miras Oplosan yang Tewaskan 5 Warga di Solo

Menurutnya, ribuan botol miras ini dibawa dari luar Kota Bandung. "Ini didistribusikan dari timur, luar Kota Bandung, ke Kota Bandung," kata dia.

Saat ini, polisi telah mengamankan dua orang sopir dan kenek mobil boks yang membawa ribuan miras itu.

Adapun pemilik sebagaimana diatur dalam Pasal 17 Ayat (2), Ayat (3) Perda Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian minuman beralkohol, akan dikenakan penerapan tindak pidana ringan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X