Bertopeng Hidung Panjang, Warga di Malang Tolak Revisi UU KPK

Kompas.com - 18/09/2019, 13:28 WIB
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Antikorupsi Malang Raya saat menggelar aksi menolak revisi UU KPK di depan gedung DPRD Kota Malang, Rabu (18/9/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Antikorupsi Malang Raya saat menggelar aksi menolak revisi UU KPK di depan gedung DPRD Kota Malang, Rabu (18/9/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Malang Raya mengelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kota Malang, Rabu (18/9/2019).

Mereka menolak pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi oleh DPR RI.

Dalam aksinya, mereka berbaris memanjang menutup ruas jalan antara gedung DPRD dan Balai Kota Malang.

Baca juga: Mulusnya Pengesahan Revisi UU KPK, Abai Kritik hingga Tak Libatkan KPK

 

Sebagian dari mereka memegang poster bernada penolakan, sebagian juga memakai payung warna hitam.

Tepat di depan barisan itu berdiri seorang peserta aksi yang memakai topeng dengan hidung memanjang.

Hidung itu sebagai simbol bahwa pemerintah telah berbohong seperti yang terjadi pada karakter pinokio.

Sedangkan di sampingnya, terdapat repelika gedung KPK yang dikelilingi oleh taburan bunga. KPK dianggap telah mati akibat revisi tersebut.

Koordinator aksi, Eki Maulana Ibrahim mengatakan, aksi itu untuk menentang revisi UU KPK yang memuat pasal yang dianggap melemahkan lembaga antirasuah itu.

Baca juga: Revisi UU KPK Berjalan Mulus, Barter dengan Pemindahan Ibu Kota?

"Saat ini, kami ingin menyuarakan bahwa demokratisasi di Indonesia telah mati. KPK juga telah mati, karena pengesahan UU KPK," kata Eki.

Eki mempertanyakan waktu pembahasan UU KPK yang berlangsung singkat. Karena sudah disahkan, pihaknya akan menempuh judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai upaya hukum menolak revisi tersebut.

"Kami ingin untuk mengupayakan konstitusional reveiew di MK berkaitan dengan pasal-pasal yang melemahkan KPK," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Regional
11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

Regional
Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Regional
Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X