Kenang Habibie, Seniman Bandung Gelar Pertunjukan Jalanan 7 Jam Nonstop

Kompas.com - 18/09/2019, 06:11 WIB
Empat seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Rudet Indonesia menggelar pertunjukan jalanan 7 jam nonstop di depan Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/RENI SUSANTIEmpat seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Rudet Indonesia menggelar pertunjukan jalanan 7 jam nonstop di depan Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, Selasa (17/9/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com – Empat seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Rudet Indonesia menggelar pertunjukan jalanan 7 jam nonstop di depan Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, Selasa (17/9/2019).

Keempat seniman tersebut menggambarkan Habibie di masa muda, tua, hingga Habibie sebagai putra kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan. Mereka bermain teaterikal termasuk pantomim.

Aksi mereka pun mengundang banyak perhatian. Para pengguna jalan yang melintas Jalan Perintis Kemerdekaan, melihat ke arah seniman.

“Ini cara kami mengenang BJ Habibie. Pagelaran 7 jam nonstop ini simbol 7 hari wafatnya Habibie,” ujar salah satu seniman, Wanggi Hoed kepada Kompas.com.

Baca juga: Ada Petisi Ganti Nama BIJB dengan BJ Habibie, Ridwan Kamil Beri Dukungan

Wanggi mengatakan, acara ini dipersiapkan dalam waktu lima hari. Acara terdiri dari pantomim, tari, pembacaan puisi, dan doa bersama.

“Kami juga sudah mengomunikasikan kegiatan ini kepada cucu BJ Habibie, Melanie Subono, sekaligus meminta izin. Dan, ia mengapresiasinya,” tuturnya.

Dalam acara ini, akan dibacakan juga puisi berjudul “Semua” karya BJ Habibie. Tak hanya itu, ada 83 pesawat kertas yang diterbangkan untuk menggambarkan usia almarhum.

Bagi Wanggi, Habibie merupakan pemimpin yang layak menjadi teladan. Habibie memiliki keberanian luar biasa.

Hal itu diperlihatkan saat tumbangnya Orde Baru. Dengan berani, Habibie melanjutkan kepemimpinan di tengah negara yang karut marut.

Habibie pun mengajarkan toleransi dan keberagaman. Bahkan ketika detik-detik terakhirnya, Habibie berkata pada Melanie Subono untuk terus memberontak pada hal yang salah.

“Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai malam, ditutup dengan doa bersama,” pungkasnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Akan Bangun Taman Habibie di Purwakarta

Berita sebelumnya, Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie tutup usia pada Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

Regional
Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Jatuh dari Tebing Gunung Parang, AKBP Andi Nurwandi Meninggal

Regional
Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Menyoal Fakta Serangan Harimau di Sumsel, Tiga Petani Tewas hingga Akibat Perburuan Liar

Regional
Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Regional
Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Targetkan Jatim Bebas Katarak pada 2023, Khofifah Minta Masyarakat Berperan

Regional
Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Terjaring Razia, Belasan Pasangan Bukan Suami Istri di Tegal Diberi Ceramah Agama

Regional
Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Rektor UNP Sebut Publikasi Jurnal Internasional Jadi Lahan Bisnis, Minta Kemendikbud Kaji Ulang

Regional
Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Kisah Suami Tunanetra di Pedalaman Flores Setia Rawat Istri dan Anak yang Derita Gangguan Jiwa

Regional
Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Bangunan Peninggalan Raja Bali di Lombok Ambruk Diterjang Angin

Regional
Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Di Ende, Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak Bukan Kali Pertama

Regional
Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Kado Natal dari Polisi untuk Anak-anak di Distrik Kwamki Narama, Papua

Regional
[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

[POPULER NUSANTARA] TKI Telantar di Bandara Dubai | Pelat Lamborghini Terbakar Palsu

Regional
Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava

Regional
4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

4 Fakta Anggota Brimob Gugur Saat Baku Tembak di Sulteng, Tertembak Usai Shalat Jumat

Regional
Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Khawatir Merugi, Petani di Kampar Panen Padi di Tengah Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X