Ini Alasan Pemprov Riau Tak Butuh 65 Orang Satgas Bantuan dari Anies Baswedan

Kompas.com - 17/09/2019, 19:12 WIB
Petugas gabungan berupaya memadamkan karhutla mendekati rumah warga di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang,  Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/IDONPetugas gabungan berupaya memadamkan karhutla mendekati rumah warga di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (17/9/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan, pihaknya tidak membutuhkan bantuan personel pemadam dari Pemprov DKI Jakarta, karena petugas pemadam karhutla di Riau masih mencukupi.

"Bukan kami tolak, tapi kami belum membutuhkan bantuan tersebut karena personel kami masih cukup untuk (menanggulangi karhutla) ini," ucap Edwar, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Anies Kirim Bantuan Personel Pemadam Karhutla ke Riau, BPBD: Kita Belum Membutuhkan

Menurut Edwar, saat ini titik panas atau hotspot juga tidak banyak di wilayah Riau.

Bantuan dari DKI Jakarta sebaiknya dikirim saja ke daerah yang banyak titik api. Sehingga asapnya tidak berdampak ke wilayah Riau.

"Kalau bisa kirim ke daerah yang banyak titik api saja, seperti di Jambi dan Sumsel. Karena kebakaran di sana dampaknya ke kami juga, kan kami terdampak (asap) sekarang," ujar Edwar.

Namun, Edwar mengaku tetap berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bersedia mengirimkan bantuan personel pemadam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X