Anies Kirim Bantuan Personel Pemadam Karhutla ke Riau, BPBD: Kita Belum Membutuhkan

Kompas.com - 17/09/2019, 17:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 65 orang satuan tugas untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas 65 orang satuan tugas untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan 65 personel untuk membantu pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Namun, bantuan tersebut ditolak oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Riau, Edwar Sanger, mengatakan personel pemadam karhutla di Riau masih mencukupi.

Bahkan, hingga saat ini, Tim Satgas Karhutla Riau masih berjibaku memadamkan karhutla di beberapa titik di Riau.

"Bukan kami tolak. Tapi, kami belum membutuhkan bantuan tersebut, karena personel kami masih cukup untuk (menanggulangi karhutla) ini," ucap Edwar, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Anies Kirim 65 Orang Satgas untuk Bantu Tangani Karhutla Riau

Lagipula, tambah dia, saat ini titik panas atau hotspot juga tidak banyak di wilayah Riau. 

Menurut Edwar, bantuan dari DKI Jakarta, sebaiknya dikirim saja ke daerah yang banyak titik api. Sehingga asapnya tidak berdampak ke wilayah Riau.

"Kalau bisa kirim ke daerah yang banyak titik api saja, seperti di Jambi dan Sumsel. Karena kebakaran di sana dampaknya ke kami juga. Kan kami terdampak (asap) sekarang," akui Edwar.

Meski begitu, Edwar mengaku tetap berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang bersedia mengirimkan bantuan personel pemadam.

Untuk saat ini, sebutnya, jumlah personel tim Satgas Karhutla Riau masih cukup untuk menanggulangi karhutla.

Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA). 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Strategi Bali Tekan Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada dan Libur Akhir Tahun

Ini Strategi Bali Tekan Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada dan Libur Akhir Tahun

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Desember 2020

Regional
Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Tetangga: Takut Ada Keributan

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan, Tetangga: Takut Ada Keributan

Regional
Truk Tabrak 4 Kendaraan dan Gerobak di Sumedang, 1 Orang Tewas

Truk Tabrak 4 Kendaraan dan Gerobak di Sumedang, 1 Orang Tewas

Regional
Gubernur Riau Positif Covid-19, Awalnya Tak Enak Badan Usai Rapat dengan DPRD

Gubernur Riau Positif Covid-19, Awalnya Tak Enak Badan Usai Rapat dengan DPRD

Regional
Riwayat Kegiatan Wali Kota Malang Sebelum Positif Covid-19, Sempat Interaksi dengan Bupati Situbondo

Riwayat Kegiatan Wali Kota Malang Sebelum Positif Covid-19, Sempat Interaksi dengan Bupati Situbondo

Regional
Kisah Pilu Makmur, Tas Berisi Uang Hasil Mengemis Selama 1 Bulan Dijambret

Kisah Pilu Makmur, Tas Berisi Uang Hasil Mengemis Selama 1 Bulan Dijambret

Regional
Ganjar Minta Sekolah yang Jadi Klaster Covid-19 Ditutup

Ganjar Minta Sekolah yang Jadi Klaster Covid-19 Ditutup

Regional
Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Ratusan Orang Demo Rumah Mahfud MD di Pamekasan: Mahfud Keluar, Jangan Ngumpet

Regional
Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Semeru Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X