129 Tari Sakral Bali Dilarang Dipertontonkan untuk Komersil

Kompas.com - 17/09/2019, 16:58 WIB
Gubernur Bali, I Wayan Koster usai pidato setahun kepemimpinan di Art Center Bali, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.com/ IMAM ROSIDINGubernur Bali, I Wayan Koster usai pidato setahun kepemimpinan di Art Center Bali, Kamis (5/9/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menandatangani kesepakatan untuk melarang ratusan tarian sakral Bali dipertontonkan untuk tujuan komersialiasi.

Kesepakatan ditandatangai oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Parishada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Desa Adat (MDA), Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (LISTIBIYA), Institut Seni Indonesia (ISI).

Koster mengatakan, seni budaya di Bali, bukanlah seni biasa. Seni Bali lahir dan diciptakan untuk kepentingan upacara. Selain itu, juga berakar dari tradisi adat istiadat.

"Itulah kelebihan kita di Bali, ada gamelan serta tarian. Tariannya bersifat sakral karena dipentaskan saat ada upacara agama,” kata Koster, di Jayasabha, Denpasar, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Mantan Anggota Komnas HAM HS Dilon Akan Dikremasi di Bali

Koster mengatakan, dewasa ini, banyak seni tari sakral yang dipertunjukan bukan untuk kepentingan upacara, melainkam untuk komersialisasi dan di sembarang tempat.

Bahkan, hanya untuk sekadar mengejar rekor MURI. Menurutnya, situasi semacam itu bisa sebagai desakralisasi atau menurunkan nilai dari tarian tersebut.

“Kondisi ini kami anggap desakralisasi, yang akan menurunkan kesakralan, akan menggeser dan merusak tatanan seni budaya yang diwariskan leluhur," ujar dia.

Adapun sejumlah tari sakral Bali yang dilarang dipentaskan di luar tujuan sakral yakni kelompok tari baris upacara di antaranya adalah seperti baris katekok jago, baris presi, baris gede, baris omang, baris bajra, baris tamiang, baris tumbak, baris panah, baris goak, baris poleng, baris dadap, baris pendet, baris cina, baris memedi, baris jangkang, baris gayung, baris taruna, baris juntal, baris cekuntil, baris bedil, baris kupu-kupu, baris cerekuak, baris topeng, baris demang, baris kelemat, baris memedi, baris ketujeng, baris tanglungleng, baris tengklong, baris midergita, baris wayang, baris kuning, baris rejang, baris sangkur, baris nawa sanga, baris wong, baris gebug, baris jago, baris pati, baris krebek, baris kakuung, baris keris.

Kemudian, kelompok tari sanghyang di antaranya sanghyang dedari, sanghyang deling, sanghyang bojog, sanghyang jaran, sanghyang lelipi, sanghyang celeng, sanghyang kuluk, sanghyang sriputut, sanghyang memedi, sanghyang capah, sanghyang sela perahu, sanghyang sampat, sanghyang lesung, sanghyang kekerek, sanghyang jaran gading, sanghyang jaran putih, sanghyang teter, sanghyang dongkang, sanghyang penyu, sanghyang lilit linting, sanghyang sembe, sanghyang tutup, sanghyang penyalin, sanghyang sengkrong, sanghyang kerek, dan sanghyang topeng legong.

Berikutnya, kelompok tari rejang seperti rejang renteng, rejang bengkol, rejang oyodpadi, rejang dewa, rejang abuang, rejang sutri, rejang onying, rejang lilit, rejang sari, rejang lilit, rejang gelung, rejang serati.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.