Selewengkan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, 4 Bos Tambang di Karimun Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 17/09/2019, 15:32 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

KARIMUN, KOMPAS.com - Empat bos perusahaan tambang granit PT Kawasan Dinamika Harmonitama di Karimun, Kepulauan Riau, ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyelenggara Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau Cabang Karimun.

Keempatnya berinisial IG, SY, MY dan HM yang diduga melakukan penyelewengan iuran BPJS Ketenagakerjaan sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.

Penyidik Penyelenggara Bidang Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Kepri Cabang Karimun, Ria Iswety membenarkan hal tersebut.

Keempat pimpinan PT KDH itu terbukti melanggar peraturan ketenagakerjaan, Pasal 55 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.

Baca juga: Perokok di Daerah Ini Akan Dikeluarkan dari Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

"Benar, ada 4 orang yang telah kami tetapkan sebagai tersangka, yaitu IG, MY, SY dan HM," kata Ria, saat dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Ria menuturkan, seharusnya iuran pekerja dibayarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi pada kenyataannya iuran tersebut tidak disetorkan.

Sehingga, para pekerja tidak terdaftar dan tidak bisa mencairkan BPJS Ketenagakerjaan.

Ironisnya, gaji ataupun upah para pekerja perusahaan tersebut, hingga saat ini belum dibayar oleh pihak perusahaan.

Pihak pengawas akan melakukan pemeriksaan terhadap empat unsur pimpinan KDH tersebut dengan status sebagai tersangka sebelum dilimpahkan ke Jaksa.

"Belum dilimpahkan, kami akan periksa dan minta keterangan terlebih dahulu pada 4 pimpinan tersebut," ujar dia.

Tidak saja kepada 4 pimpinan tersebut, ke depan bisa saja kasus ini berkembang ke yang lain, karena masih terus dikembangkan kasus ini.

Baca juga: Ridwan Kamil Putar Otak Hadapi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Pilih Asuransi Swasta?

Sebelumnya, PT KDH dilaporkan karyawannya atas dugaan iuran BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan selama beberapa tahun.

Kasus tersebut juga sempat dilaporkan ke Polres Karimun sekitar awal tahun 2019. Juga telah dirapatkan di DPRD Karimun.

Berdasarkan hasil penelusuran pihak BPJS Ketenagakerjaan, PT KDH diketahui menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga ratusan juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Ketua Bawaslu Bukittinggi Positif Covid-19, Penyelenggara Pemilu yang Terpapar Corona Jadi 5 Orang

Regional
Bupati Bireuen, Istri dan Ajudan Positif Corona, Seluruh Pejabat Diswab

Bupati Bireuen, Istri dan Ajudan Positif Corona, Seluruh Pejabat Diswab

Regional
67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

67 Tenaga Medis RSUD Langsa Aceh Positif Covid-19, Termasuk Direktur

Regional
6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

Regional
Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Regional
Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Regional
Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Regional
Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Regional
Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Regional
Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Regional
Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Regional
Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Regional
Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok 'Undian Shopee', Rugi Rp 2,5 juta

Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok "Undian Shopee", Rugi Rp 2,5 juta

Regional
Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X