KILAS DAERAH

Targetkan Karst Citatah Jadi Geopark Nasional, Disbudpar Jabar Lakukan Pembenahan

Kompas.com - 17/09/2019, 15:30 WIB
Salah seorang pengunjung saat mencoba salah satu spot wisata di Karst Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/9/2019) kemarin. DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratSalah seorang pengunjung saat mencoba salah satu spot wisata di Karst Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/9/2019) kemarin.


KOMPAS.com
- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) terus berupaya mendorong kawasan karst Citatah di Gunung Masigit, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat berstatus Geopark Nasional pada 2020.

“Kami optimistis wilayah ini menjadi Geopark Nasional bisa diwujudkan tahun depan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Jabar Dedi Taufik seperti dalam keterangan tertulisnya.

Tak hanya itu, dengan luas lahan sekitar 30 hektar Stone Garden dan Indiana Camp, Pemdaprov Jabar akan mendorong kawasan tersebut menjadi destinasi wisata unggulan, di Jabar dan Nasional.

Untuk mewujudkan hal itu, Dedi Taufik mengatakan, Disbudpar Jabar berkomitmen membantu proses pembenahan di kawasan tersebut. 

Dedi Taufik mengatakan, ia pun telah meminta pemerintah Kabupaten Bandung Barat menginventarisir lahan, khususnya di sekitar objek wisata Stone Garden yang menjadi bagian dari Gunung Masigit, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat.

Baca juga: Emil Yakin Pengembangan Wisata di Telaga Biru Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Ia menambahkan, sejumlah aspek pendukung memang perlu mendapat sentuhan, sasaran utamanya adalah aksesibilitas. Tujuannya, agar memudahkan wisatawan dari berbagai wilayah untuk datang.

Terlebih, Stone Garden telah masuk dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 72 sebagai salah satu Geopark yang akan dikembangkan di Jabar agar menjadi geopark nasional dengan nama Geo Park Rajamandala.

“Jalan dan fasilitas akan dibenahi, termasuk ketersediaan air juga jadi catatan kami, termasuk edukasi untuk menjaga kelestarian alam. Makanya, pembenahan yang dilakukan nanti tidak akan sembarangan karena aspek lingkungan harus tetap dijaga,” ujar dia.

Untuk menambah daya tarik wisatawan, sambung Dedi, pengembangan tak hanya terbatas di sektor wisata alam. Pihaknya berencana untuk membuat festival tahunan yang membawa konsep pertunjukan kesenian tradisional.

“Festival budaya akan digelar di Stone Garden sebagai agenda tahunan. Ini menjadi faktor penting untuk menarik wisatawan,” jelas Taufik. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.