Gara-gara Kabut Asap, 3 Hari Penerbangan Batam-Pontianak Dibatalkan

Kompas.com - 17/09/2019, 12:43 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memaparkan untuk saat ini berdasarkan pengukuran kualitas udara yang dilakukan BMKG bersama Dinas Kesehatan Batam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Batam masuk kategori sedang KOMPAS.COM/HADI MAULANABadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memaparkan untuk saat ini berdasarkan pengukuran kualitas udara yang dilakukan BMKG bersama Dinas Kesehatan Batam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Batam masuk kategori sedang

BATAM, KOMPAS.com – Sudah tiga hari kabut asap yang menyelimuti Kepulauan Riau (Kepri) membuat penerbangan dari Batam, Kepri, menuju Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), dan sebaliknya, dibatalkan.

Pembatalan sudah berlangsung sejak Sabtu (14/9/2019), dan hingga saat ini belum jelas apakah ada penerbangan atau tidak. 

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, pembatalan penerbangan dari dan tujuan Pontianak dari Bandara Hang Nadim, Batam dikarenakan tebalnya kabut asap yang menyelimuti udara di Pontianak.

Hal itu membuat jarak pandang di Bandara Supadio tidak memungkinan untuk dilakukan penerbangan.

Begitu juga untuk penerbangan hari ini, dari dan tujuan Pontianak dari Batam juga belum jelas apakah dibatalkan atau bisa dilakukan. 

“Seharusnya pagi tadi ada jadwal penerbangan dari Pontianak ke Batam menggunakan maskapai Citilink. Namun, hingga saat ini tidak ada,” kata Suwarso saat dihubungi, Selasa (17/9/2019). 

Baca juga: Ketahui Bahaya Kabut Asap Terhadap Ibu Hamil

Begitu juga untuk penerbangan menggunakan maskapai Citilink dari Batam ke Pontianak, juga belum jelas bisa berangkat karena buruknya jarak pandang di bandara Supadio, Pontianak.

Hal sama juga dialam maskapai Lion Air. 

“Biasanya jika sampai pukul 15.00 WIB tidak ada kejelasan dari Bandara Supadio, penerbangan dibatalkan,” jelasnya. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Jadi Korban Kawanan Begal, Pemilik Yacht Asal Australia Pencet Tanda Sinyal Kapal Karam, Ini Ceritanya

Regional
Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Tiga Bulan Usai Istrinya Meninggal, Petani Setubuhi Anak Kandung hingga Lahirkan Bayi

Regional
Ganjar Cek Kesiapan 'New Normal' Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka

Regional
Mobil Ambulans yang Membawa Pasien Covid-19 Diamuk Warga

Mobil Ambulans yang Membawa Pasien Covid-19 Diamuk Warga

Regional
8 Petak Toko Pasar Raya Padang Terbakar, Satu Orang Terluka

8 Petak Toko Pasar Raya Padang Terbakar, Satu Orang Terluka

Regional
Polisi Tembak Pencuri Gudang Ekspedisi Berisi APD, Masker, dan Sembako

Polisi Tembak Pencuri Gudang Ekspedisi Berisi APD, Masker, dan Sembako

Regional
Soal Penerapan New Normal, Bandara Kertajati Tunggu Arahan Kemenhub

Soal Penerapan New Normal, Bandara Kertajati Tunggu Arahan Kemenhub

Regional
Wanita Ini Bunuh Selingkuhan dengan Cara Sadis, Jenazah Dibakar

Wanita Ini Bunuh Selingkuhan dengan Cara Sadis, Jenazah Dibakar

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Batam Mencapai 109 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Batam Mencapai 109 Orang

Regional
Cerita di Balik Pemburu Rusa Tersesat 5 Hari di Hutan, Beras Tinggal Segenggam dan Kondisi Lemas

Cerita di Balik Pemburu Rusa Tersesat 5 Hari di Hutan, Beras Tinggal Segenggam dan Kondisi Lemas

Regional
Warga Desa yang Tetap Lakukan Tradisi Berbagi Gula Didenda Rp 200.000, Ini Alasannya

Warga Desa yang Tetap Lakukan Tradisi Berbagi Gula Didenda Rp 200.000, Ini Alasannya

Regional
Maling HP Pasien Positif Corona di Ruang Isolasi Jalani Rapid Test, Hasilnya...

Maling HP Pasien Positif Corona di Ruang Isolasi Jalani Rapid Test, Hasilnya...

Regional
Pelanggar PSDD di Timika, Dihukum Push Up hingga Jalani Rapid Test

Pelanggar PSDD di Timika, Dihukum Push Up hingga Jalani Rapid Test

Regional
Jumlah Kasus Meningkat Covid-19, Pemprov Maluku Kekurangan Analis Swab

Jumlah Kasus Meningkat Covid-19, Pemprov Maluku Kekurangan Analis Swab

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Mei 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X