Viral Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Tiap Hari, Bantuan Dermawan Mulai Berdatangan

Kompas.com - 17/09/2019, 12:06 WIB
Viral, orangtua tak mampu beli susu, bayi 14 bulan ini diberi minum 5 gelas kopi per hari. KOMPAS.com/JUNAEDIViral, orangtua tak mampu beli susu, bayi 14 bulan ini diberi minum 5 gelas kopi per hari.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Kisah Khadijah Haura, bayi berusia 14 tahun meminum lima gelas kopi tubruk per hari lantaran orangtuanya tak mampu membeli susu menjadi viral di media sosial (medsos) maupun di media mainstream. 

Hal itu mengundang simpati publik, hingga kemudian para dermawan terus berdatangan ke rumah mertua pasangan suami istri Sarifuddin dan Anita yang juga orangtua sang bayi malang tersebut. 

Rumah mertua pasutri ini, berada di dusun Bulung, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Orangtua bayi Khadijah itu memang menumpang di rumah mertua lantaran belum memiliki tempat tinggal. 

Baca juga: Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi 14 Bulan Diberi 5 Gelas Kopi Setiap Hari

Sejumlah kalangan yang datang misal pemerintah desa setempat, warga, Dinkes Polewali Mandar hingga perwakilan perusahaan susu. 

"Dua hari ini rumah ramai dikunjungi tamu. Sebagian datang ingin melihat kondisi Khadijah. Sebagian lain menyalurkan bantuan makanan dan susu," kata Anita. 

“Tadi ada beberapa pihak datang ke rumah, termasuk petugas kesehatan tadi datang bawa susu tiga kardus dan biskuit.”

Baca juga: Fakta di Balik Bayi 14 Bulan Diberi 5 Gelas Kopi Setiap Hari karena Orangtua Tak Mampu Beli Susu

Konsumsi kopi berakibat buruk untuk bayi

Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Polewali Mandar Mandaria Saleh memantau kondisi bayi 14 bulan yang minum lima gelas kopi tubruk per hari di Polewali Mandar, Sulbar, Senin (16/9/2019). KOMPAS.com/JUNAEDI Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Polewali Mandar Mandaria Saleh memantau kondisi bayi 14 bulan yang minum lima gelas kopi tubruk per hari di Polewali Mandar, Sulbar, Senin (16/9/2019).
Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Polewali Mandar Mandaria Saleh mengatakan jika ke depan bidan pendamping desa akan terus memantau perkembangan bayi Khadijah. 

Dengan demikian, bayi 14 bulan itu agar bisa tumbuh sehat dan normal seperti anak-anak lainnya.

Dia melakukan disuksi dengan pasangan Sarifuddin dan Anita, serta sang mertua, agar menghentikan konsumsi kopi tubruk ke bayi Khadijah.

Konsumsi kopi untuk bayi berbahaya bagi perkembangan kesehatannya. 

"Kopi tubruk mengandung kefein dan gula tinggi bisa berbahaya bagi kesehatan bocah jika terus menerus disuguhi kopi,” kata Mandaria Saleh.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X