Harapan Korban Kabut Asap Riau ke Jokowi: Pertimbangkan Kesehatan Masyarakat Dulu, Pak, Baru Pembangunan...

Kompas.com - 17/09/2019, 08:27 WIB
Salah satu korban kabut asap Riau, Dania (27), mengungsi dengan bayinya di posko pengungsian di Kantor DPW PKS Riau di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019) malam. KOMPAS.com/IDON TANJUNGSalah satu korban kabut asap Riau, Dania (27), mengungsi dengan bayinya di posko pengungsian di Kantor DPW PKS Riau di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019) malam.

Pengungsi lainnya, Dania (27), juga menaruh harapan yang sama terhadap Jokowi yang datang ke Riau.

"Harapannya, udara kembali normal seperti biasa dan supaya bisa beraktivitas seperti biasa lagi. Kemudian karhutla juga dapat diatasi," ungkap Dania.

Warga Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, ini jauh-jauh datang mengungsi ke Pekanbaru. Sebab, bayinya yang berusia 23 hari, mengalami batuk dan sesak napas.

"Kemarin bayi saya sempat dirujuk ke rumah sakit. Setelah itu kembali lagi ke posko, karena di sini lebih nyaman. Belum tau kapan bisa pulang. Kan asap masih parah. Udara tak sehat," sebut Dania.

Baca juga: Gara-gara Kualitas Udara Buruk, 2.188 Balita di Sumsel Terkena ISPA

Sebagaimana diketahui, kabut asap hingga saat ini masih pekat menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru.

Kabut asap sudah sangat banyak berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X