Dukun Palsu Cabuli Siswi SMP Terancam 15 Tahun Bui

Kompas.com - 16/09/2019, 20:30 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KARAWANG, KOMPAS.com - MS (43), dukun palsu asal Cilamaya terancam 15 tahun penjara lantaran mencabuli seorang siswi SMP di Karawang.

"Tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan, Senin (16/9/10).

Perbuatan bejat MS terungkap saat korban menceritakan semua perbuatan tersangka ke orangtuanya.


Baca juga: Dukun Palsu Setubuhi Siswi SMP, Ancam Korban Bisa Gila jika Menolak

 

Keluarga korban yang kesal langsung mendatangi rumah tersangka dan membawanya ke kantor polisi.

Bimantoro mengatakan, MS bekerja sebagai petani sudah dua bulan membuka praktik di wilayah tempat tinggalnya. MS mengaku, bisa mengobati gangguan supranatural.

Korban yang hendak berobat lantaran kerap kesurupan diantar orangtuanya ke rumah MS. "Ia sering kesurupan di rumah dan di sekolah," kata Bimantoro.

Modus

Di rumah MS, korban diajak ke salah satu ruangan, yang ternyata adalah kamar, tanpa orangtua korban.

MS berdalih itu adalah metode pengobatan. Akan tetapi, bukannya mengobati, di kamar itu, korban disetubuhi.

Baca juga: Mengaku Dukun, Pria Asal Jakarta Ini Diduga Cabuli Seorang Ibu di Lahat

Setelah melampiaskan perbuatan bejatnya, MS meminta orangtua korban agar membawa anaknya lagi. MS juga mengatakan pengobatan belum selesai.

Sehingga, pada kunjungan kedua, korban lagi-lagi digiring ke salah satu kamar. Pemerkosaan itu terus berlangsung di kunjungan berikutnya.

“Korban diancam, apabila tidak mau melayani, korban bisa gila,” kata Bimantoro.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X