"Jangan Keruk Emas di Tanah Leluhur Kami"

Kompas.com - 16/09/2019, 16:54 WIB
Suasana bentrokan antara polisi dan pengunjukrasa yang menolak tambang emas di Aceh Tengah, Senin (16/9/2019). KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPSuasana bentrokan antara polisi dan pengunjukrasa yang menolak tambang emas di Aceh Tengah, Senin (16/9/2019).

TAKENGON, KOMPAS.com - Massa dari mahasiswa dan LSM pegiat lingkungan berunjuk rasa di depan Kantor DPRK Aceh Tengah, menolak kehadiran perusahaan tambang di daerah itu, Senin (16/9/2019).

Setelah melakukan orasi di Simpang Lima Takengon, massa berkumpul di depan kantor dewan sembari bergantian menyampaikan aspirasi di hadapan anggota dewan yang hadir pada saat itu.

"Kami menolak kehadiran PT LMR ke Tanoh Gayo. Kami berjanji tak akan ada tambang siNegeri Gayo," kata Dwika Febrianti, salah seorang aktitivis HMI yang berorasi kala itu.

Baca juga: Aksi Tolak Tambang Emas di Takengon Diwarnai Aksi Saling Dorong dengan Polisi

Ia juga menyebut PT LMR atau PT Linge Mineral Resources tidak boleh beroperasi untuk mengekploitasi ke kawasan Abong, Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Selain daerah Linge sebagai simbol sejarah Suku Gayo, daerah tersebut juga dianggap sebagai salah satu wilayah yang harus dijaga kelestarian alam maupun budayanya.

"Jangan keruk emas di tanah leluhur kami, jangan izinkan mereka datang ke negeri kami, karena kami tak butuh emas, kami butuh kopi sebagai kekayaan kami, yang bisa kami nikmati," ujar Dwika.

Rencana PT LMR membuka tambang emas di daerah itu disebut patut untuk ditolak. Apalagi 80 persen sahamnya milik asing.

Sementara itu Muhammadin aktivis Gayo Merdeka menyampaikan janjinya, apabila penambangan emas berlangsung di Linge, maka ia dan mahasiswa lain akan melawan. 

"Kita tidak takut untuk menolak penambangan di wilayah Linge," ucap Muhammadin,

Sempat terjadi bentrokan saat seorang anggota dewan mengambil pengeras suara dan berencana membuka baju saat menghadapi massa.

Situasi kemudian terkendali saat polisi dan koordinator aksi menenangkan massa.

Ketua DPRK Aceh Tengah sementara, Samsuddin dihadapan massa mengatakan, secara pribadi telah meneken penolakam terhadap rencana penambangan oleh PT LMR di Aceh Tengah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Regional
Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Regional
Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Regional
Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Regional
Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Regional
Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Regional
Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Regional
Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Regional
Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Regional
Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Regional
7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

Regional
Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Regional
Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Regional
Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Regional
415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X