Habis Dilantik, 80 Persen Anggota DPRD Gunungkidul Gadaikan SK untuk Pinjam Bank

Kompas.com - 16/09/2019, 16:45 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sudah menjaminkan surat keputusannya untuk mendapatkan pinjaman dari bank lokal.

Padahal,  mereka diharapkan tidak menghabiskan seluruh gajinya untuk mengangsur.

"Total sekitar 80 persen anggota (DPRD) sudah mengajukan pinjaman ke bank. Saya tau karena harus mengajukan syarat harus tanda tangan saya," kata Sekretaris Dewan, Agus Hartadi saat ditemui, di Kantor DPRD Gunungkidul, Senin (16/9/2019).

Menurut dia, pengajuan dilakukan para anggota dewan sejak beberapa hari dilantik hingga saat ini. Disinggung besaran, Agus tidak mau mengungkapkan karena alasan privasi.

"Wah untuk besarnya kan gak elok untuk disebutkan. Kebutuhan seseorang kan berbeda-beda, jadi hingga saat ini masih ada yang mengajukan," ucapnya. 

Baca juga: Belum Sebulan Dilantik, Anggota DPRD Gunungkidul Diberhentikan Sementara

Menurut dia, pinjaman sebagian besar diajukan di dua bank lokal.Adapun untuk mekanisme pengajuan, dari Sekwan langsung ke Ketua DPRD.

"Sejak dilantik (12 Agustus 2019) sampai sekarang terus bertambah," ujarnya. 

Sebelumnya, Ketua Sementara DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih menyampaikan, dirinya sebagai ketua dewan sementara hanya bisa berharap, jangan sampai seluruh gaji yang diterima setiap bulan hanya dihabiskan untuk mengangsur cicilan pinjaman.

Jika semuanya habis, dirinya khawatir nantinya tidak ada semangat untuk bekerja. 

Hal ini menurut dia sesuai pengalaman anggota dewan beberapa tahun yang lalu.

"Paling tidak mereka masih ada kerinduan untuk bekerja. Kalau gaji sudah 'di-nolkan', akhir bulan sudah tidak ada lagi yang ditunggu," kata 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Kepsek Perkosa Siswi SD, Gunakan 3 Foto Bugil untuk Mengancam

Fakta Baru Kepsek Perkosa Siswi SD, Gunakan 3 Foto Bugil untuk Mengancam

Regional
Polisi Jadi Imam Shalat di Penjara Viral, Diminta Tahanan hingga Terpaksa Direkam

Polisi Jadi Imam Shalat di Penjara Viral, Diminta Tahanan hingga Terpaksa Direkam

Regional
Polisi Temukan Batu di Tas BN, Pria Asal Sragen yang Tewas Mengapung di Teluk Penyu

Polisi Temukan Batu di Tas BN, Pria Asal Sragen yang Tewas Mengapung di Teluk Penyu

Regional
Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Regional
1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

Regional
Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Regional
Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Regional
Penjelasan Sekolah soal 'Study Tour' yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Penjelasan Sekolah soal "Study Tour" yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Regional
Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Regional
Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Regional
Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Regional
Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

BrandzView
Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Regional
7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

Regional
Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X