Polisi Magetan Buru Penyuruh Penusukan Siswa SMP

Kompas.com - 16/09/2019, 16:42 WIB
Kastreskrim Polres Magetan AKP Sukatni, Polisi masih mendalami kasus penganiayaan siswa SMP yang menyebabkan luka di lengan dan pinggag bagian kiri akibat benda tajam. KOMPAS.com/SUKOCOKastreskrim Polres Magetan AKP Sukatni, Polisi masih mendalami kasus penganiayaan siswa SMP yang menyebabkan luka di lengan dan pinggag bagian kiri akibat benda tajam.

MAGETAN, KOMPAS.com -  Kepolisian Resor Magetan, Jawa Timur, masih memburu  seseorang yang diduga menyuruh pelaku penusukan siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Magetan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap terdug atal peristiwa penusukan sisw SMP tersebut.

“Masih di cari, belum ketemu walaupun sudah kita rekontruksi proses bertemunya,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan AKP Sukatni melalui pesan singkat, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Keluhan Tak Direspons, Warga Magetan Buka Wisata Bau Busuk

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku AM (14) mengaku melakukan penusukan karena disuruh oleh seseorang.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman motif dalam kasus penusukan siswa SMP tersebut.

"Sebagaimana yang disampaikan oleh tersangka, dia disuruh orang, dan ini masih kita dalami,” kata Sukatni.

Sebelumnya, Ag (14) dilarikan ke RSUD Dr Sayidiman Magetan, Jawa TImur, karena mengalami luka tusuk di siku dan pinggang bagian kiri.

Korban mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh rekannya sendiri, yakni AM (14).

Penusukan berawal ketika korban diajak pelaku untuk mengambil uang ke rumah saudaranya di seputaran jalan A Yani Magetan.

Saat tiba di dekat tempat fotocopy tak jauh dari sekolah mereka, pelaku mengeluarkan benda tajam dan menusuk korban.

Baca juga: Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Tangis Orangtua Korban Perahu Terbalik di Ogan Ilir: Dia Anak Tunggal, Pergi Ziarah Tak Pamit...

Regional
Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Regional
Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Regional
4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Regional
Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Regional
Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Regional
Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Regional
Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
'Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan'

"Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan"

Regional
Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Regional
3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

Regional
Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Regional
Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X