Kompas.com - 16/09/2019, 16:18 WIB
Warga berjalan di kompleks Bandara Supadio yang diselimuti kabut asap di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (15/9/2019). Plt Kadiv Operasional Bandara Internasional Supadio Pontianak Andry Felanie menyatakan bahwa pada Minggu (15/9/2019) terdapat 19 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan yang dibatalkan karena jarak pandang di landasan Bandara Supadio mengalami penurunan akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah setempat. ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSAWarga berjalan di kompleks Bandara Supadio yang diselimuti kabut asap di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (15/9/2019). Plt Kadiv Operasional Bandara Internasional Supadio Pontianak Andry Felanie menyatakan bahwa pada Minggu (15/9/2019) terdapat 19 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan yang dibatalkan karena jarak pandang di landasan Bandara Supadio mengalami penurunan akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah setempat.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum juga mereda.

Dampaknya, aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak lumpuh total, Senin (16/9/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Officer in Charger (OiC) Bandara Internasional Supadio Pontianak Didi Herdiansyah menerangkan, sejak pukul 08.29 WIB sampai saat ini, belum ada pesawat yang mendarat maupun diberangkatkan.

"Masalahnya pada kabut asap tebal. Jarak pandang hanya 400 meter. Malah pagi tadi mencapai 150 meter," kata Didi, kepada sejumlah wartawan, Senin siang.

Baca juga: Bandara Supadio Pontianak Lumpuh karena Kabut Asap, 37 Penerbangan Dibatalkan

Didi menjelaskan, padahal berdasarkan ketentuan bandar udara, normal jarak pandang sekitar 1.000 meter.

"Tapi kembali lagi SOP di maskapai, biasa jika jarak pandang 800 meter, masih bisa berangkat atau mendarat," ucapnya.

Dia menyebut, sejak pagi pukul 08.29 WIB, ada sebanyak 11 pesawat yang dibatalkan mendarat. Pesawat-pesawat itu berasal dari Cengkareng, Yogyakarta, Ketapang, Sintang dan Ujung Pandang.

Sementara itu, sebanyak 13 penerbangan dari Bandara Internasional Supadio Pontianak yang dibatalkan. Masing-masing ke Cengkareng, Semarang, Kuching, Sintang, Surabaya, Putussibau dan Batam.

"Jumlahnya ada 23 aktivitas penerbangan yang terganggu akibat kabut asap ini," tuturnya.

Baca juga: Kabut Asap, 23 Rute Penerbangan Lion Group dari Bandara APT Pranoto Dialihkan ke Balikpapan

Didi melanjutkan, aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak hanya normal pada pukul 06.34 WIB sampai 08.29 WIB.

"Dalam rentang waktu itu, ada 4 pesawat yang berhasil mendarat. Penerbangan tidak ada," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X