Kisah Relawan Lewati Bukit di Pedalaman NTT Demi Tolong Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

Kompas.com - 16/09/2019, 11:51 WIB
Seorang relawan KKI Peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kab. Manggarai Barat, Kristo Gerry (35) sedang merawat penderita gangguan jiwa di salah satu pondok di kampung pedalaman, Kecamatan Welak, Jumat, (13/9/2019). KOMPAS.com/MARKUS MAKURSeorang relawan KKI Peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kab. Manggarai Barat, Kristo Gerry (35) sedang merawat penderita gangguan jiwa di salah satu pondok di kampung pedalaman, Kecamatan Welak, Jumat, (13/9/2019).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kristo Gerry (35), seorang relawan dari Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), menerobos lembah dan bukit di Kecamatan Welak, Kuwus, Kuwus Barat, Lembor dan Lembor Selatan yang berada di pedalaman Manggarai Barat, NTT, demi menolong penderita gangguan jiwa yang dipasung.

Penderita gangguan jiwa yang dipasung di pondok-pondok di belakang rumah maupun di bawah pohon sangat memprihatinkan kondisinya.

Mereka memiliki kuku kaki yang panjang dan tak terawat. Benar-benar memprihatinkan dan menusuk nurani kemanusiaan saat Gerry melihat langsung keadaan mereka.

Baca juga: Kisah Pater Avent Saur Merawat Para Pasien Gangguan Jiwa di Flores

Topografi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang berada di pedalaman sangat sulit dijangkau.

Namun, meski medan berat dengan jalan raya yang masih bebatuan, tidak menyurutkan niat Gerry untuk membantu para ODGJ.

Dengan sepeda motornya, Gerry menempuh perjalanan jauh, siang dan malam untuk mengunjungi penderita gangguan jiwa yang sudah belasan tahun dipasung maupun yang berkeliaran di jalan raya.

“Saya tertarik karena saya melihat terlalu banyak saudara-saudari kita yang menderita gangguan jiwa di pedalaman Manggarai Barat khususnya. Tak ada satu orangpun yang peduli atau yang memperhatikan mereka, baik itu dari pemerintah maupun warga sekitarnya,” ujarnya kepada Kompas.com, Minggu, (15/9/2019).

Gerry menjelaskan, dia bergabung dalam kelompok ini sejak juli 2017. Setelah itu Gerry mencoba mendata pasien di kampungnya dan memberikan informasi kepada Ketua Kelompok KKI ODGJ, Pater Avent Saur.

Sesudah informasi diterima, pihak KKI mengirimkan obat khusus bagi penderitaan gangguan jiwa dan hasilnya, kini kondisi mereka sudah pulih.

Gerry kemudian mencoba menolong para penderita gangguan jiwa yang terpasung di Kampung Waemata, Desa Liang sola, Kecamatan Lembor.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X