Kompas.com - 16/09/2019, 11:29 WIB
Ikan koi SHUTTERSTOCKIkan koi

BANDUNG, KOMPAS.com- Kontes ikan hias jenis koi bertajuk All Indonesia Koi Show 20th Anniversary Zen Nippon Airinkai (ZNA) Bandung Chapter 2019 yang digelar di Sudirman Grand Ballroom Bandung, Jalan Jenderal Sudirman Bandung, Sabtu, (14/9/2019) memecahkan rekor dunia. 

Dalam gelaran ini, rekor dunia yang dipecahkan adalah jumlah peserta (entry). Dalam kontes yang sekaligus merupakan perayaan HUT klub ZNA Bandung Chapter ke-20 ini terdapat 4.467 ekor ikan koi yang dilombakan. Rekor tersebut dicatat dalam  Museum Rekor-Dunia Indonesia   (MURI).

Presiden ZNA Bandung Chapter Hartono Soekwanto mengatakan, rekor hari ini mengalahkan rekor dunia kontes sebelumnya yang digelar di Jakarta dengan jumlah peserta sebanyak 2.500 entry.

"Kawan kita memecahkan standar rekor dunia (jumlah peserta terbanyak) di Jakarta, di Indonesia juga dengan 2.500 ekor," kata Hartono saat ditemui di Grand Ballroom Bandung, Jalan Jenderal Sudirman Bandung, Sabtu sore.

Baca juga: Lukisan Ikan Koi 3 Dimensi di Jalan Kampung Ini Curi Perhatian Warganet

Hartono mengklaim jika kontes koi Indonesia Koi Show 20th Anniversary Zen Nippon Airinkai (ZNA) Bandung Chapter 2019 ini juga mengalahkan kontes ikan koi di negaranya sendiri, Jepang.

"Jumlah entry kontes di Jepang sendiri terbanyak hanya 2.100 ekor. Hari ini di bandung 4.467 ekor," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pecahnya rekor tersebut menurut Hartono tidak lepas dari keikutsertaan para pelaku budidaya ikan koi di Indonesia yang berasal dari beberapa daerah seperti Sukabumi, Tulungagung dan Blitar.

Bahkan, salah satu pelaku budidaya ikan koi dari Tulung Agung, Jawa Timur bernama Supriyono, mengikutsertakan tidak kurang dari 2.000 ekor ikan koi.

"Kami sebagai komunitas sangat bangga dengan para petani ikan koi di Indonesia. Tanpa dukungan dari mereka kita enggak bisa memecahkan rekor hari ini," tuturnya.

Baca juga: Sembunyikan Sepeda hingga Ikan Koi, Pencuri di Tangerang Akan Dites Kejiwaan

Hartono menjelaskan, kontes ini juga menjadi ajang silahturahmi antara komunitas pecinta ikan koi dengan petani budidaya ikan koi.

Dia menjelaskan, selama ini komunitas pecinta ikan koi khususnya ZNA selalu berkolaborasi dengan petani ikan koi dalam bentuk memberikan bibit-bibit terbaik ikan koi yang telah menang kontes.

"Tujuan utama kita meningkatkan standar hidup petani koi di Indonesia," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.