Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA hingga Warga Salat Minta Hujan

Kompas.com - 16/09/2019, 11:10 WIB
Dari pantauan udara, karhutla di Kalsel terus meluas, sudah 5 heli water bombing dikerahkan untuk memadamkan api (5/9/2019). Humas BPBD KalselDari pantauan udara, karhutla di Kalsel terus meluas, sudah 5 heli water bombing dikerahkan untuk memadamkan api (5/9/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia.

Dampak kabut asap dirasakan di Kepulauan Riau, Jambi, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, bahkan negara tetangga Malaysia pun terselimuti kabut asap.

Selain jarak pandang yang terbatas, kabut asap juga membuat beberapa jadwal penerbanagn dibatalkan.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data terbaru hingga Minggu (15/9/2019) pukul 16.00 WIB.


Di seluruh Indonesia termasuk Sumatera dan Kalimantan tercatat ada 2.862 titik panas.

Untuk wilayah Kalimantan Tengah memiliki titik api (hotspot) terbanyak, yakni 954 titik. Kemudian, disusul Kalimantan Barat 527 titik api; Sumatera Selatan 366 titik api; Jambi 222 titik api; Kalimantan Selatan 119 titik api, dan Riau 59 titik api.

Berikut 7 fakta terkini kabut asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan:

1. Puluhan ribu warga Kalsel terserang ISPA

Data Dinas Kesehatan Kalsel, sudah ada 20.000 warga yang terserang ISPA.

Bulan Agustus hingga pertengahan September 2019, merupakan periode terparah.

"Ini terus meningkat, Agustus hingga pertengahan bulan ini yang paling banyak laporannya masuk," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM Muslim, saat dihubungi, Minggu (15/9/2019).

Muslim menjelaskan, rata-rata warga mengeluh batuk dan sesak nafas lantaran sering beraktifitas di luar rumah saat kabut asap.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X