Kompas.com - 16/09/2019, 09:26 WIB
Ilustrasi keadaan penumpang  pesawat Dok. Pixabay/Stela DiIlustrasi keadaan penumpang pesawat

MAKASSAR, KOMPAS.com – Awal tahun 2020 mendatang, Pemerintah akan meluncurkan program tol udara yang diproyeksi dapat menurunkan harga tiket pesawat. Dimana program tol udara ini mempuyai jarak tempuh yang pendek dan akan menghemat bahan bakar pesawat.

Menurut General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar (MATSC), Rosedi dalam keterangan persnya, Minggu (15/9/2019) mengatakan, program tol udara ini akan mulai diterapkan pada 30 Januari 2020. Tahap awal tol udara hanya diterapkan untuk rute yakni Jakarta-Surabaya, Jakarta-Bali, Jakarta-Makassar dan sebaliknya.

“Program tol udara ini akan mulai diterapkan pada 30 Januari 2020. Saat ini, persiapan, baik dari sisi SDM maupun peralatan tengah dimatangkan. Program tol udara ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh pihak, karena jarak tempuh perjalanan akan lebih pendek dan akan menghemat bahan bakar,” katanya.  

Baca juga: Pemerintah Siapkan Program Tol Udara Bersubsidi

Rosedi menjelaskan, program tol udara memungkin pesawat untuk terbang secara langsung tanpa harus banyak berbelok. Dimana selama ini, pesawat yang mengudara kerap menerapkan jalur zigzag ke rute tujuan.

“Rute Jakarta-Makassar dan sebaliknya menjadi salah satu rute pertama yang akan menerapkan program udara. Kami pun sudah siap untuk merealisasikan program tersebut. Saat ini, selain persiapan SDM dan peralatan, sosialisasi ke maskapai penerbangan sedang berlangsung. Tol udara ini sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi, salah satunya untuk meratakan ekonomi serta membuka aksesibilitas daerah terpencil dan terluar sehingga perekonomian bisa bergerak," terangnya.

Bila program tol udara pada enam rute berhasil, lanjut Rosedi, maka dalam dua tahun mendatang ditargetkan sudah bisa direalisasikan di seluruh wilayah Indonesia. Penerapan tol udara ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk menurunkan harga tiket pesawat.

“Keuntungan dari tol udara adalah jarak tempuh pasti lebih pendek dan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Itulah tujuan yang ingin kami laksanakan, bagaimana membantu pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat," tambahnya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.