Gubernur Sumsel Serius Atasi Karhutla

Kompas.com - 15/09/2019, 22:20 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Irwan. HANDOUT/HUMAS PEMPROV SUMSELGubernur Sumsel Herman Deru dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Irwan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Sumsel, Iriansyah menegaskan, Gubernur Sumsel Herman Deru dan jajaran Pemprov Sumsel serius dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang masih terjadi saat ini.

Menurut dia, upaya penanggulangan karhutla di Sumsel telah dilakukan Pemprov dengan berkordinasi dengan TNI/Polri dan BNPB, serta kepala daerah di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Herman Deru telah menetapkan status siaga darurat asap kebakaran hutan dan lahan.

Berbagai upaya telah dilakukan pemprov dalam menekan terjadinya bencana yang ditimbulkan dari dampak musim kemarau tersebut.

Baca juga: Pangdam II Sriwijaya Keluhkan Minimnya Dukungan Kepala Daerah soal Karhutla

Misalnya, melakukan kampanye pencegahan karhutla dengan melibatkan semua instansi terkait meliputi BPBD, Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian, anggota TNI/Polri, Manggala Agni yang ada di berbagai tingkatan, kabupaten, kecamatan, bahkan hingga tingkat desa.

"Sejak awal Maret 2019 Pak Gubernur Sumsel sudah menyatakan status siaga untuk mengantisipasi karhutla sejak dini. Bahkan, pada April 2019 Pak Gubernur menerbitkan SK Satgas Karhutlah Sumsel dengan menunjuk Danrem 044 Gapo dan Kepala BPBD Sumsel sebagai Wadan Satgas dibantu dengan Sub Satgas Udara, Danlanud, Satgas Darat, Satgas Gakkum, Satgas Sosialisasi dan Satgas Doa dari pemprov," kata Iriansyah, di Palembang, Minggu (15/9/2019).

Keseriusan Pemprov Sumsel dalam mencegah Karhutla juga ditindaklanjuti dengan membuat maklumat bersama antara Gubernur, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel, yang berisikan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Tidak cukup di situ saja, kami juga telah membentuk satgas kebakaran hutan di BPBD Provinsi Sumsel dengan membuat posko-posko pencegahan kebakaran di desa-desa rawan karhutla,” tambah Iriansyah.

Iriansyah menambahkan, Gubernur Herman Deru setidaknya sudah melakukan patroli udara sebanyak enam kali menggunakan helikopter untuk memantau langsung kebakaran hutan dan lahan, di antaranya ke wilayah Muba, Banyuasin, OKI, OI, OKU dan Kabupaten Pali.

“Pak Gubernur sangat konsen dalam mematau perkembangan karhutla di Sumatera Selatan. Selain memantau lewat jalur darat dan udara juga, Pak Gubernur juga telah melayangkan surat ke kabupaten/kota untuk menggelar shalat istisqa secara serentak di wilayah Sumatera Selatan,” papar dia.

Baca juga: TNI Kerahkan Drone Pantau Karhutla di Riau

Tak hanya personel di lapangan yang bekerja secara maksimal, namun dari segi peralatan pemadaman juga telah disalurkan ke daerah rawan karhutla.

Demikian juga dengan anggaran. Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana cukup untuk melakukan operasi pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui OPD terkait.

“Upaya yang telah kita lakukan ini mendapatkan dukungan penuh dari BNPB berupa pemadaman secara konvensional jalur darat, patroli udara serta melakukan pemadaman melalui jalur udara (water bombing). Dengan menerjukan anggota TNI sebanyak 1.000  personel, anggotra Polri 205 orang personel, 102 orang dari BPBD, dan sisanya 205 orang melibatkan dari unsur masyarakat yang ada di desa rawan karhutla,” ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Regional
Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Regional
Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Regional
Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Regional
Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Regional
Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X