Panglima TNI: Karhutla Tanggung Jawab Bersama

Kompas.com - 15/09/2019, 08:43 WIB
Panglima TNI dan Kapolri saat mengunjungi Jayapura pada 27 Agustus 2019. KOMPAS.com/DHIAS SUWANDIPanglima TNI dan Kapolri saat mengunjungi Jayapura pada 27 Agustus 2019.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengigatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) merupakan tanggung jawab bersama.

"Kita semuanya memahami dan sepakat bahwa penanggulangan karhutla tanggung jawab bersama, ada gubernur, bupati dan seluruh stakeholder yang ada," kata Hadi dalam konferensi pers di Gedung Daerah Riau di Pekanbaru selepas menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan dan Pencegahan Karhutla, Sabtu (14/9/2019).

Ia menanggapi bencana karhutla dan kabut asap yang juga belum selesai di Riau maupun di sejumlah wilayah di Sumatera.

Baca juga: Rembetan Api Karhutla Hanguskan Bangunan Sekolah di Kayong Utara

Dia mengatakan, penanggulangan dan pencegahan karhutla telah dilakukan dengan berbagai upaya, di antaranya operasi pemadaman, baik dari darat maupun menggunakan waterbombing.

"Kita telah mengerahkan 5.809 personel ke titik-titik api yang setiap hari dilaporkan. Kemudian operasi waterbombing, kita telah melakukan penyiraman 28.000 sortie, dengan total air sudah 112 juta liter," ucap Hadi.

Saat ditanya wartawan terkait perintah Presiden Joko Widodo (Widodo) untuk mencopot pejabat yang gagal mengatasi karhutla, Hadi mengaku akan melaksanakan perintah tersebut.

"Itu sudah perintah dan akan dilaksanakan," ucap Hadi.

Rapat penanggulangan dan pencegahan karhutla yang digelar tertutup di gedung daerah Riau, Jumat.

Baca juga: Lewat Telepon, Jokowi Minta Menteri, Panglima TNI, hingga Kapolri Selesaikan Masalah Karhutla di Riau

Rapat dihadiri Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Asops Kapolri Irhen Martuani Sormin, Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo, Gubernur Riau, Syamsuar dan wakilnya, Edy Natar Nasution, Pandam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, dan Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani.

Rapat juga diikuti jajaran Forkompimda Provinsi Riau. Kabut asap pekat masih menyelimuti wilayah Provinsi Riau.

Wilayah yang teraparah yakni Kota Pekanbaru. 

Sementara itu, tim Satgas Karhutla Riau juga masih terus berjibaku memadamkan titik api karhutla yang terjadi disejumlah wilayah di Riau.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X