Kompas.com - 15/09/2019, 07:27 WIB
Sebuah bangunan SDN 07 di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, ludes dilalap api yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan, Sabtu (14/9/2019). dok Manggala AgniSebuah bangunan SDN 07 di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, ludes dilalap api yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan, Sabtu (14/9/2019).

SUKADANA, KOMPAS.com - Sebuah gedung Sekolah Dasar Negeri 07 di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, ludes dilalap api yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (14/9/2019).

Kepala Regu Manggala Agni Kayong Utara Andri Susanto mengatakan, sumber api berasal dari lahan yang lebih dulu membakar kawasan transmigrasi, kemudian merambat ke gedung sekolah.

"Akibat kebakaran itu, seluruh bangunan rata dengan tanah," kata Andri, Sabtu malam.

Menurut Andri, kebakaran di kawasan transmigrasi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas yang datang untuk memadamkan terkendala tidak tersedianya sumber air.

Baca juga: Kualitas Udara Buruk, 36.000 Kematian Dini Bisa Terjadi Jika Karhutla Terus Berlanjut

"Di sekitar bangunan tidak ada air. Gedung sekolah pun akhirnya tidak dapat diselamatkan," ucapnya.

Selain itu, sarana dan prasarana, termasuk jumlah personel untuk pemadaman, serta peralatan yang mereka miliki sangat terbatas.

Menurut dia, Manggala Agni, BPBD Kayong Utara dan Balai Tanagupa (Taman Nasional Gunung Palung) membagi tugas daerah operasi pemadaman api.

Andri menyebutkan, Manggala Agni kebagian memadamkan lahan di kawasan transmigrasi Semanai. Sedangkan BPBD dan Balai Tanagupa memadamkan api yang membakar lahan di lokasi dekat RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I dan SMP Negeri 3 Sukadana.

"Kami semua sudah berusaha. Kabupaten Kayong Utara sudah di mana-mana terjadi kebakaran," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X