Ganjar Kisahkan Betapa Sayangnya Mbah Moen pada Dirinya

Kompas.com - 14/09/2019, 08:05 WIB
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri Peringatan 40 hari meninggalnya ulama kharismatik KH Maimun Zubair  di aula gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks perkantoran Pemprov Jawa Tengah, Jumat (13/9) malam.   KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENGGubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri Peringatan 40 hari meninggalnya ulama kharismatik KH Maimun Zubair di aula gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks perkantoran Pemprov Jawa Tengah, Jumat (13/9) malam.

SEMARANG.KOMPAS.com - Peringatan 40 hari meninggalnya ulama kharismatik KH Maimun Zubair digelar di aula gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (13/9) malam.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir dalam acara itu didampingi Wakil Gubernur sekaligus putra KH Maimun Zubair, Taj Yasin Maimun.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengajak ratusan masyarakat yang memenuhi aula untuk mendoakan Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie yang tutup usia pada Rabu (11/9/2019).

"Malam ini kita semua berkumpul untuk mendoakan dua tokoh besar. Pertama untuk mengenang 40 hari almarhum KH Maimun Zubair. Kedua untuk mendoakan Bapak BJ Habibie yang belum lama ini meninggalkan kita," tutur Ganjar.


Baca juga: Sosok KH Maimun Zubair di Mata Putri Pendiri NU

Politisi PDI-P ini pun mengenang kisahnya dengan almarhum Mbah Moen yang sampai saat ini dinilainya masih menyentuh hati.

"Saya itu masih teringat betul, saat terakhir bertemu beliau, sebelum beliau naik haji. Saat itu saya shalat berjamaah di kamar beliau dan didoakan. Saya dielus-elus dan dipeluk. Beliau juga tertawa senang sekali saat itu," kata Ganjar.

Banyak sekali kisah yang tidak bisa dilupakan dari sosok KH Maimun Zubair. Kerap kali bertemu, Ganjar mengisahkan betapa sayangnya Mbah Moen pada dirinya.

"Saya itu kalau ketemu langsung dipeluk, kemana-mana selalu digandeng. Saya sampai merasa lebih menjadi putranya beliau daripada Gus Yasin," ucap Ganjar, yang disambut tawa peserta yang hadir.

"Satu hal yang tidak banyak orang tahu, tanggal lahir saya sama beliau itu sama lho, tanggal 28 Oktober, bersamaan dengan Sumpah Pemuda," ucapnya.

Baca juga: Kenangan Jokowi, Susi, hingga Mahfud MD akan Sosok KH Maimun Zubair...

Ganjar kemudian mengajak semua masyarakat untuk melanjutkan perjuangan dua tokoh besar yang kini telah berpulang, yakni KH Maimun Zubair serta BJ Habibie. Menurut dia, dua tokoh tersebut merupakan negarawan

"Kita akan terus membawa semangat pelajaran apa pun, tentang contoh teladan kebaikan dari dua tokoh itu. Bagaimana berbangsa, bernegara dan menjalin kerukunan yang selalu digaungkan beliau," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X