[POPULER NUSANTARA] Alasan Menantu Bunuh Mertua | Gubernur Lakukan Pendekatan ke Mahasiswa Papua

Kompas.com - 14/09/2019, 05:42 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Editor Rachmawati

2. Pelajar yang diperkosa 4 buruh hamil 5 bulan

Pelajar berinisial DP (17) yang diperkosa empat buruh karena ketahuan mesum bersama pacarnya, kini hamil lima bulan.

DP juga mengalami trauma berat hingga harus mendapatkan perawatan dari psikiater RSUD Padang Pariaman.

"Korban mengalami trauma mendalam. Dia ditangani oleh psikiater RSUD dan juga sedang hamil lima bulan," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Lija Nesmon yang dihubungi Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Lija mengatakan, selama lima bulan korban merahasiakan kejadian yang dialaminya sampai akhirnya ketahuan berbadan dua.

Baca juga: Pelajar yang Diperkosa 4 Buruh karena Ketahuan Mesum dengan Pacar Hamil 5 Bulan

 

3. Di balik kecelakaan kereta api tabrak Datsun GO

Suasana di lokasi kejadian pascatertabraknya mobil Datsun GO Panca oleh Kereta Api yang melintas hingga 4 orang penumpang mobil tewas, Kamis (12/9/2019) petang.KOMPAS.com/MOH. SYAFIÍ Suasana di lokasi kejadian pascatertabraknya mobil Datsun GO Panca oleh Kereta Api yang melintas hingga 4 orang penumpang mobil tewas, Kamis (12/9/2019) petang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana menutup permanen perlintasan yang menjadi lokasi kecelakaan kereta api dan Mobil Datsun GO Panca di Desa Sumbermulyo, Kabupaten Jombang.

Pada kecelakaan yang terjadi pada Kamis (12/9/2019) petang, empat penumpang mobil Datsun tewas.

Penutupan perlintasan tersebut sudah lama direncanakan, namun ditolak oleh warga sekitar karena perlintasan itu menjadi salah satu pintu masuk ke Desa Sumbermulyo dari sisi utara.

"Menurut data kami, perlintasan tersebut masuk dalam catatan program penutupan yang diprakarsai direktur keselamatan DJKA dangan programnya quickwin. Dulu pernah akan kami tutup tapi ada penolakan dari warga setempat," jelas Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Baca juga: Di Balik Insiden Kereta Tabrak Datsun GO Panca: 4 Tewas hingga Warga Tolak Penutupan Perlintasan Tak Resmi

 

4. Kisah kakek berusia 98 tahun, tidak mandi 9 bulan

Tua dan sakit lumpuh, Mbah Kasbi yang berusai 98 tahun terpaksa tinggal sendirian di rumahnya yang reyot di NGawi.KOMPAS.COM/SUKOCO Tua dan sakit lumpuh, Mbah Kasbi yang berusai 98 tahun terpaksa tinggal sendirian di rumahnya yang reyot di NGawi.
Mbah Kasbi (98) warga Jalan Trunojoyo Gang Mayang 1 Kabupaten Ngawi, selama 9 bulan tidak mandi karena badannya sulit digerakkan.

Mbah Kasbi merasa tulang punggungnya terasa sakit jika digunakan untuk duduk. Kedua kakinya juga terasa kaku untuk digunakan berjalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X