Kebakaran Lahan di Kebun Raya Sriwijaya Meluas

Kompas.com - 13/09/2019, 22:12 WIB
Gerbang utama menuju lokasi Kebun Raya Sriwijaya. Dalam beberapa hari ini terjadi kebakaran lahan di lokasi kebun yang disiapkan untuk menyaningi Kebun Raya Bogor itu. AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGGerbang utama menuju lokasi Kebun Raya Sriwijaya. Dalam beberapa hari ini terjadi kebakaran lahan di lokasi kebun yang disiapkan untuk menyaningi Kebun Raya Bogor itu.

 

INDRALAYA, KOMPAS.com- Kebakaran lahan di lokasi Kebun Raya Sriwijaya, Sumatera Selatan yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan makin meluas.

Jika pada Kamis (12/9/2019) luas lahan yang terbakar baru mencapai 12 hektar,  maka Jumat (13/9/2019) luasnya bertambah menjadi 22 hektar.   

Kepala UPTD Kebun Raya Sriwijaya Sumatera Selatan Zulkarnain mengatakan, meluasnya kebakaran lahan di lokasi kebun raya disebabkan karena cuaca sangat panas dan angin yang bertiup kencang.

Upaya pemadaman hari ini sudah dilakukan dengan mengerahkan dua buah helikopter water bombing yang beroperasi sejak pagi.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Gubernur Kalbar soal Kabut Asap Kebakaran Lahan

Sejumlah pekerja dari kebun raya, personel TNI-Polri, Manggala  Agni dan BPBD Sumsel dan Ogan ilir juga datang melakukan pemadaman menggunakan pompa dan selang air.

“Namun karena cuaca panas dan angin bertiup kencang upaya pemadaman menjadi tidak mudah dilakukan,” terangnya

Zulkarnain menjelaskan, luas lahan yang terbakar hingga hari ini sudah mencapai 22 hektar, ada penambahan 10 hektar dari kebakaran lahan kemarin yang baru 12 hektar.

“Sedang jenis tanaman yang terbakar adalah tembesu, pulai, pedang labu dan meranti,” katanya

Sementara untuk jumlah pohon yang terbakar, jelas Zulkarnain, rinciannya  adalah setiap hektar lahan ditanami 600-800 batang tanaman langka. Jika dikalikan 20 hektar, maka diperkirakan pohon yang terbakar mencapai  16 ribu batang dengan usia antara 2 hingga 4 tahun.

Zulkarnain menambahkan, untuk mengatasi kebakaran agar tidak makin meluas pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri, Manggala Agni, dan BPBD.

Baca juga: Picu Kebakaran Lahan, 2 Siswa SMA Diamankan Polisi

Sedangkan Dandim OKI-Ogan Ilir Letkol Riyandi menggelar  pertemuan dengan petugas pemadam dan warga Desa Bakung dan Desa Pulau Kabal di lokasi Kebun Raya Sriwijaya.

Dalam pertemuan itu disepakati, dalam proses pemadaman kebakaran di lokasi Kebun Raya Sriwijaya dan sekitarnya akan dilakukan  secara gotong royong dengan melibatkan sebanyak mungkin warga kedua desa tersebut.

“Kita akan mengajak peran serta masyarakat kedua desa itu, Bakung dan Pulau Kabal melakukan pemadaman bersama-sama, mudah-mudahan efektif memadamkan api kebakaran dengan cepat,” kata Riyandi. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X