Kasus Dugaan Ijazah Palsu Caleg Probolinggo, Polisi Periksa Ketua DPC Gerindra

Kompas.com - 13/09/2019, 16:30 WIB
Riyanto menyebut pimpinan DPC Gerindra diduga terlibat kasus ijazah palsu Kadir. KOMPAS.com/A. FaisolRiyanto menyebut pimpinan DPC Gerindra diduga terlibat kasus ijazah palsu Kadir.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Partai Gerindra Abdul Kadir, menyeret Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Probolinggo Jon Junaidi.

Sebelumnya, sejumlah pihak sudah diperiksa polisi. Kali ini, Jon Junaidi diperiksa polisi dalam kasus ijazah palsu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo AKP H Riyanto mengatakan, Jon datang ke dua kali Polres Probolinggo.

"Awalnya Selasa lalu kita panggil datang ke Polres, tapi kita pulangkan karena listrik padam. Akhirnya pemeriksaan berlangsung pada Rabu lalu," kata Riyanto, Jumat (13/9/2019).

Menurut Riyanto, Jon diperiksa sebagai saksi.

Namun, Riyanto tidak menjelaskan materi pemeriksaan, termasuk apa saja yang ditanyakan oleh penyidik kepada Jon.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sekitar 7 orang. Beberapa di antaranya yakni pelapor, terlapor, Komsi Pemilihan Umum (KPU) Probolinggo, penyelenggara Paket C, dan saksi lainnya.

"Kasus ini terus kita dalami dan ungkap. Jika semua sudah selesai, kita minta keterangan, kita akan gelar perkara. Dan jika unsurnya sudah memenuhi, maka bisa dinaikkan dari proses penyelidikan ke penyidikan dan ada tersangka," kata Riyanto.

Sementara itu, Jon Junaidi belum berkomentar terkait pemeriksaan dirinya.

Jon masih belum bisa dikonfirmasi melalui telepon oleh awak media.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan ijazah palsu melibatkan caleg Gerindra terpilih atau anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Abdul Kadir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X