KILAS DAERAH

Pemdaprov Jabar Dorong 200 Nelayan Kantongi Sertifikat BST-F

Kompas.com - 13/09/2019, 14:32 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/8/2019). DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/8/2019).


KOMPAS.com
- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat mendorong 200 nelayan untuk mengantongi sertifikat Basic Safety Training Fisheries (BST-F) pada 2019. BST-F adalah sertifikat dasar yang harus dimiliki oleh setiap pelaut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat ( Jabar) Jafar Ismail mengatakan, sertifikat merupakan syarat utama bagi nelayan yang hendak bekerja di perusahaan asing dan berlaku di seluruh dunia.

Jafar menuturkan, sertifikasi tersebut dikeluarkan oleh kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Untuk mendapat sertifikat itu, nelayan harus mengikuti pelatihan selama sebulan pada Unit Pelayanan Teknis (UPT) KKP yang berada di Tegal, Jawa Tengah.

Para nelayan nantinya akan belajar tentang standar operasional prosedur menangkap ikan serta keterampilan dalam menghadapi suatu insiden di laut.

"Kami ada 156 orang yang dilatih ke sana. Ini merupakan langkah untuk mewujudkan nelayan juara," ucap Jafar saat ditemui dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri), di Bandung, Kamis (12/9/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Go To East, Upaya Emil Sejahterakan Nelayan Jabar

Mengingat biaya pelatihan yang cukup besar, Jafar mengakui target 200 nelayan bersertifikat cenderung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah nelayan. Ia menyebut, tiap orang perlu biaya sekitar Rp 40 juta untuk mengikuti pelatihan tersebut.

Saat ini Jabar memiliki 123.041 orang nelayan. Terdiri dari nelayan penuh 81.720 orang, nelayan sambilan utama 38.577 orang dan nelayan sambilan tambahan 7.744.

Mereka tersebar di Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Kota Cirebon, Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, Kuningan, Majalengka, Kota Banjar, Kota Tasik, Kota Sukabumi, Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Purwakarta, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor.

"Karena belum ada sarana dan pelatihnya (di Jabar). Mereka yang mengeluarkan sertifikasi itu tidak bisa sembarangan. Jadi cara paling mudah itu mengirimkan ke sana (pusat pelatihan di Tegal)," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Mundu Kabupaten Cirebon jurusan Perikanan dan Kelautan yang juga biasa mengeluarkan sertifikat tersebut.

"Yang ada itu di Mundu sudah mengeluarkan BST-F lulusanya sudah otomatis. Tapi di (Jabar) Selatan belum ada," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

3 Tenaga Kesehatan Haji Positif Covid-19

Regional
Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 8 Kasus, 1 Meninggal Dunia

Regional
Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Regional
Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X