Ribuan Liter Arak Diselundupkan via Tol Trans Jawa dengan Truk Pasir

Kompas.com - 13/09/2019, 11:44 WIB
Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono menunjukkan ribuan arak jawa yang berhasil diamankan timnya saat hendak diselundupkan via ruas tol trans jawa di exit tol Caruban Madiun, Jawa Timur, Jumat ( 13/9/2019) KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWIKapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono menunjukkan ribuan arak jawa yang berhasil diamankan timnya saat hendak diselundupkan via ruas tol trans jawa di exit tol Caruban Madiun, Jawa Timur, Jumat ( 13/9/2019)

MADIUN, KOMPAS.com — Tim Polres Madiun berhasil mengamankan 2.520 liter arak Jawa yang diselundupkan melewati ruas Jalan Tol Trans Jawa Madiun-Surabaya, Jumat (13/9/2019) pagi.

Untuk mengelabuhi polisi, ribuan liter arak Jawa itu diangkut pemiliknya menggunakan truk pengangkut pasir.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, sebanyak 2.520 liter arak Jawa itu dikemas dalam 84 jeriken dan diangkut menggunakan truk pasir.

"Miras ini dipesan tersangka Sigit Yuwono (36), warga Kedungprau, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Truk berisi ribuan liter miras itu kami amankan di pintu exit Tol Caruban Madiun," kata Ruruh.

Baca juga: Kasus Sabu, Eks Kiper Persijap Jepara Sempat Tidur di Sawah dengan Tangan Diborgol

Pengiriman arak Jawa dengan truk pengangkut pasir dan melalui jalur ruas tol ini merupakan modus baru yang digunakan penjual arak.

Sebelumnya, penjual arak banyak mengirimkan pesanan dengan menumpang bus.

"Mereka sengaja menggunakan truk pengangkut pasir dan lewat jalan tol untuk mengelabui petugas. Tapi tim kami sigap dan langsung mengamankan ribuan liter arak Jawa tersebut," kata Ruruh.

Polisi berhasil mengungkap distribusi arak Jawa lewat tol setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Ribuan liter arak Jawa itu saat ini diamankan di Mapolres Madiun.

Polisi saat ini memburu penyuplai minuman keras lokal yang kerap mamasok ke Madiun.

Terhadap kasus itu, polisi menjerat Sigit Yuwono selaku pemilik dengan Perda Kabupaten Madiun Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengawasan Pengendalian Minuman beralkohol.

Sesuai peraturan itu, pelaku diancam pidana kurungan penjara maksimal tiga bulan dan atau denda paling banyak Rp 50 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X