Kompas.com - 13/09/2019, 11:34 WIB
Kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan disejumlah titik di Kalsel, Sabtu (7/9/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARKabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan disejumlah titik di Kalsel, Sabtu (7/9/2019).


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) saat ini fokus mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin.

Hal ini dilakukan, karena kabut asap yang menyelimuti kawasan bandara, dikhawatirkan dapat mengganggu lalu lintas penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor.

"Saat ini, personel yang wilayahnya sudah tidak terlalu terdampak, kita tarik ke titik api yang ada di sekitar dan tak jauh bandara, kita fokus dulu yang dekat bandara," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Gubernur Sumsel Sebut Pemadaman Karhutla Terkendala Alat

Menurut Wahyuddin, sudah ada 6 titik api di sekitar bandara yang saat ini terus dilakukan pemadaman oleh satgas darat maupun pemadaman menggunakan heli water bombing.

Adapun, 6 titik api tersebut tersebar di Kota Banjarbaru, dengan rincian 4 di Guntung Damar, 1 di Trikora dan 1 lagi di Liang Anggang.

"Saat ini, di 6 daerah tersebut kita upayakan pemadaman, pagi dilakukan Manggala Agni, dan siang hingga sore dilakukan oleh tim satgas darat BPBD dan TNI, Polri," kata Wahyuddin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, menurut Wahyuddin, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut, sehingga sulit untuk memadamkan secara keseluruhan.

BPBD terus melakukan upaya pembasahan, agar dampak kabut asap tidak lagi mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor.

Wahyuddin mengatakan, para personel saat ini memiliki kendala dengan minimnya pasokan air.

Akibatnya, para personel di lapangan terpaksa membuat parit dan kolam untuk mendapatkan air.

"Itu kendala personel di lapangan, kurangnya pasokan air, tapi saat ini kita buat parit dan kolam agar pasokan air tetap ada," ucap dia.

Seperti diketahui, kabut asap mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin.

Dalam sepekan, 14 penerbangan mengalami penundaan atau delay.

Baca juga: Cerita Tim Manggala Agni Bertemu Ular Kobra saat Pemadaman Karhutla di Riau

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.